TRIBUNWOW.COM - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi nama yang masih populer dalam bakal calon gubernur DKI Jakarta 2024.
Diketahui, nama Ahok santer kembali dipertarungkan dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 setelah dirinya memutuskan hengkang dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.
Dikutip dari Kompas.com, Ahok masuk dalam lis bacalon Gubernur DKI Jakarta yang akan dibidik PDIP.
Baca juga: 7 Sosok yang Ramai Disebut dalam Bursa Cagub DKI Jakarta 2024, Anies, Ridwan Kamil hingga Ahok
"Iya Pak Basuki (Hadimuljono) juga (masuk bursa calon). Kemudian termasuk Andika Perkasa. Ya (Basuki Tjahja Purnama) kader kita juga gitu," ujar Sekretaris Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta Pantas Nainggolan.
Berikut ini profil dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kini tak menjabat peran di pemerintahan.
1. Karier Politik
Ahok memiliki latar belakang pengusaha sebelum memutuskan terjun ke dunia politik.
Dikutip dari Tribunnews, pria kelahiran Belitung Timur ini memiliki darah Tionghoa.
Sebelum menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2014 untuk menggantikan Jokowi, Ahok adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Karier politik Ahok dimulai pada tahun 2004 saat ia menjadi sosok pemimpin DPC PIB (Partai Perhimpunan Indonesia).
Tujuannya bergabung ke PIB untuk bisa melanjutkan ke jenjang DPRD masa jabatan 2004-2009.
Namun pada tahun 2005, Ahok memutuskan mundur dari DPRD dan memilih untuk menjadi seorang pejabat Bupati Provinsi Bangka Belitung Timur masa jabatan 2005-2010.
Setelahnya, Ahok berkiprah sebagai anggota dewan dengan menduduki kursi DPR RI Komisi II dengan masa menjabat 2009-2014.
Ahok kemudian dipasangkan dengan Joko Widodo dan berhasil memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Ia pun duduk sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 sampai 2017.
Baca juga: Pernyataan Kontroversial Ahok setelah Gabung ke 03 di Menit Terakhir Tak Buat Pemilih Pindah Suara
2. Komisaris Utama PT Pertamina
Di tahun 2019, Ahok kembali muncul setelah sempat mendekam di jeruji besi karena kasus penistaan agama.
Dikutip dari BBC, Ahok pun langsung memegang jabatan penting di BUMN yakni sebagai Komisaris Utama Pertamina.