Pilpres 2024

Hasil Rekapitulasi Suara Nasional KPU di 36 Provinsi: Prabowo-Gibran Unggul di 34 Provinsi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiga pasangan Capres-Cawapres 2024: Paslon nomor urut 1 Anies baswedan-Muhaimin Iskandar, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Tak hanya di Pilpres 2019, raihan suara Prabowo-Gibran juga masih unggul ketika Jokowi pertama kali mencalonkan diri sebagai capres di Pilpres 2014.

Baca juga: Prabowo Kepergok Spontan Menurunkan Tangan Emak-emak Karyawan IKN saat Swafoto Bersama, Ada Apa?

Pada saat itu, dia bersanding dengan wakilnya yaitu Jusuf Kalla (JK).

Jokowi-JK pun menang di Pilpres 2014 lalu ketika dirinya bertarung dengan Prabowo yang bersanding dengan Hatta Rajasa.

Mereka menang dengan meraih 70.997.851 suara dan Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh 62.576.444 suara.

Alhasil, ketika dibandingkan dengan raihan suara Prabowo-Gibran dengan Jokowi-JK saat menang Pilpres 2014, maka Prabowo-Gibran tetap masih unggul.

Bahkan, selisih raihan suara mereka semakin mencolok dibanding dengan Jokowi-JK yaitu 23.571.679.

Lagi-lagi, Prabowo-Gibran juga unggul berdasarkan kemenang di tiap provinsi dibanding Jokowi-JK saat Pilpres 2014.

Prabowo-Gibran menang di 34 provinsi dari total 38 provinsi, sedangkan Jokowi-JK hanya 23 provinsi dari total 33 provinsi.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Baca berita terkait Pilpres 2024 lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Raihan Suara Prabowo Jelang Pengumuman: Ungguli Jokowi saat 2 Kali Nyalon, Menang 34 Provinsi