Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Bukhari dan Muslim).
Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub
Sementara itu, berikut ini tata cara mandi junub atau mandi wajib yang harus dilakukan umat muslim untuk menyucikan diri dari hadast besar.
Mandi junub harus dilakukan orang yang berhadast besar, agar bisa melakukan ibadah sholat, tawaf, dan ibadah lainnya.
Baca juga: Tata Cara Sholat Tarawih Puasa Ramadhan 2024, Ikuti 13 Urutannya, Lengkap dengan Doa Niat
-
Rukun mandi wajib
Ada dua rukun yang harus dilakukan ketika melaksanakan mandi wajib, yaitu:
1. Niat
Di antara lafal niat dalam mandi wajib adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala
"Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Namun, menurut Ustaz Abdul Somad, umat Muslim dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi wajib di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.
“Apakah sah mandi wajib di tempat ada (di dalam kamar mandi) WCnya? Sah, tidak jadi masalah. Hanya saja tidak boleh menyebut nama Allah di dalam (kamar mandi yang ada WCnya),” kata UAS, dikutip dari serambinews.
Karena itu, kata UAS, apabila ingin melaksanakan mandi wajib yang di dalam kamar mandi ada WC, maka cukup diniatkan dalam hati saja kemudian mengguyur air ke seluruh badan.
“Tapi kalau tidak ada (WC-nya) baca (lafazkan) niat. Kalau ada, cukup di hati saja,” jelas UAS.
Baca juga: 7 Bacaan Doa Awal Ramadhan 2024/1445 H, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Arti, Dibaca H-1 Puasa
2. Mengguyur seluruh badan