Liga 1

4 Fakta Aksi Brutal Wahyudi Hamisi: Sang Pemain Ngaku Tak Sengaja, Reaksi PSS, Persebaya hingga PSSI

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

M Iqbal (Kiri) saat berebut bola dengan Wahyudi Hamisi (Kanan) di laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Berikut ini update fakta-fakta aksi Wahyudi Hamisi yang menendang kepala Bruno Moreira dalam duel PSS Sleman vs Persebaya Surabaya.

Pihak Persebaya telah mengajukan surat terbuka ke PSSI untuk menindak lanjuti insiden dari Wahyudi Hamisi.

Bahkan dalam unggahan Instagram, pihak Persebaya mengenang aksi tak terpuji Wahyudi Hamisi yang juga pernah berbuah fatal kepada pemainnya.

Momen itu terjadi kepada pemain asing Robertino Pugliara yang sedang membela Persebaya pada Liga 1 musim 2018.

Wahyudi Hamisi yang masih berseragam Borneo FC melayangkan tekel dengan dua kaki kepada Robertino Pugliara alias Papito.

Lantas Robertino Pugliara tergelatak dan tidak bisa melanjutkan permainan.

Pihak Persebaya juga mengklaim tindakan Hamisi membuat karier dari Robertino Pugliara sirna.

Akhirnya Robertino Pugliara cedera parah dan pensiun di musim tersebut juga.

"Pada 13 Oktober 2018, tulang fibula kaki Robertino Pugliara patah di Stadion Gelora Bung Tomo."

"Penyebabnya tekel dengan dua kaki dari belakang yang dilakukan Wahyudi Hamisi."

"Tekel itu begitu kejam dan mematikan. Sejak saat itu tamatlah karir sepak bola Pugliara," tulis Persebaya dalam caption postingan.

 

 

Reaksi PSSI

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi turut buka suara terkait insiden yang dilakukan Wahyudi Hamisi.

Yunus Nusi bahkan meminta kepada Komite Wasit agar mengevaluasi dan memberikan sanksi berat kepada Wahyudi Hamisi.

"Kebetulan saya juga nonton persebaya lawan PSS Sleman, kami sangat menyayangkan insiden itu," kata Yunus Nusi di GBK Arena, Jakarta, Senin (4/3/2024).

"Kami sudah berkoordinasi dengan Komite Wasit Pak Rudy, kami berharap ada evaluasi termasuk juga sanksi berat terhadap pemain," sambungnya.

Selain itu, Yunus Nusi juga menyoroti kinerja dari pengadil lapangan.

Tentu akibat kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk kedepan.

"Pertandingan Persebaya kami jadikan evaluasi dan kami sudah berkoordinasi dengan Komite Wasit."

"Kami masih tunggu surat keberatan dari Persebaya agar masuk ke ranah komite disiplin," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Bayu Panegak/Abdul Majid)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bos PSS Sleman Pasang Badan untuk Aksi Brutal Wahyudi Hamisi kepada Pemain Persebaya Bruno Moreira