Liga 1

4 Fakta Aksi Brutal Wahyudi Hamisi: Sang Pemain Ngaku Tak Sengaja, Reaksi PSS, Persebaya hingga PSSI

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

M Iqbal (Kiri) saat berebut bola dengan Wahyudi Hamisi (Kanan) di laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Berikut ini update fakta-fakta aksi Wahyudi Hamisi yang menendang kepala Bruno Moreira dalam duel PSS Sleman vs Persebaya Surabaya.

TRIBUNWOW.COM - Aksi barbar pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi saat duel lawan Persebaya Surabaya dalam pekan ke-26 Liga 1 2023, 3 Maret 2024, menuai kecaman publik.

Pasalnya, dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur itu, Wahyudi Hamisi melakukan aksi berbahaya dengan menendang kepala Bruno Moreira.

Persebaya Surabaya pun langsung murka hingga menyurati PSSI sebagai bentuk protes.

Berikut ini update fakta-fakta aksi Wahyudi Hamisi yang menendang kepala Bruno Moreira:

Baca juga: Persebaya Murka dengan Aksi Barbar Wahyudi Hamisi ke Bruno Moreira, Ungkit Kasus Brutal Hamisi 2018

PSS Sleman Pasang Badan, Sebut Persebaya Berlebihan Menyikapi

Presiden Direktur PSS Sleman Gusti Randa buka suara terkait insiden yang melibatkan Wahyudi Hamisi vs Bruno Moreira, Selasa (5/3/2024).

Menurut Gusti Randa, apa hal yang dilakukan oleh pemainnya murni ketidaksengajaan.

Lebih lanjut, Gusti Randa juga merasa pihak Persebaya terlalu berlebihan dalam menyikapi insiden ke kepala Bruno Moreira.

Hal ini dibuktikan Bruno dapat melanjutkan pertandingan hingga menutup laga dengan kemenangan Persebaya dengan skor 2-1 tersebut.

"Kami dari PSS Sleman ingin menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi atas peristiwa kemarin," ujar Gusti Randa dilansir melalui laman PSS.

Pria yang juga pernah menjabat Plt Ketum PSSI pengganti Joko Driyono itu menyayangkan banyaknya potongan video soal insiden yang terjadi.

Hal ini setidaknya berpengaruh kepada framing kepada Wahyudi Hamisi.

Padahal jika diruntut secara kronologis Gusti Randa beranggapan hal yang dilakukan oleh Hamisi masuk akal.

Wahyudi Hamisi terpaksa harus menghalau bola yang dapat berbuah ancaman untuk gawang PSS Sleman.

Terlebih waktu itu, PSS Sleman telah tertinggal atas tim tuan rumah Persebaya.

"Saya sebelumnya sangat menyayangkan atas banyaknya potongan video yang beredar."

Halaman
1234