Timnas Indonesia

Legenda Timnas Malaysia Cemburu dengan Timnas Indonesia, Desak Tiru 1 Hal Krusial & Ungkap Borok FAM

Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad Timnas Indonesia kala bertandang ke markas Filipina pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Legenda Timnas Malaysia, Azraai Khor Abdullah ngaku cemburu dengan Timnas Indonesia hingga ungkap borok Football Association of Malaysia (FAM).

TRIBUNWOW.COM - Legenda Timnas Malaysia, Azraai Khor Abdullah ngaku cemburu dengan Timnas Indonesia hingga ungkap borok Football Association of Malaysia (FAM).

Dilansir TribunWow.com, Azraai mendesak FAM untuk meniru apa yang dilakukan oleh Timnas Indonesia terkhusus regulasi terkait pemain muda.

Hal itu diungkap Azraai setelah Malaysia dan Timnas Indonesia menyelesaikan turnamen Piala Asia 2023.

Pada turnamen tersebut, Timnas Indonesia berhasil tampil lebih baik ketimbang Malaysia.

Baca juga: Kelebihan Thom Haye Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Ada 5, Bikin Bintang Persib & Arema Gigit Jari

Skuad Garuda berhasil melenggang sampai ke babak 16 besar Piala Asia 2023.

Sedangkan Timnas Malaysia justru terhenti di babak penyisihan grup dengan menempati posisi buncit klasemen grup E Piala Asia 2023.

Harimau Malaya hanya mampu meraup satu poin dari tiga laganya di ajang Piala Asia 2023.

Sementara Timnas Indonesia berhasil ukir sejarah dengan lolos ke babak 16 besar setelah mengandaskan Vietnam dengan skor 1-0.

Hasil buruk yang didapatkan Timnas Malaysia tuai sorotan tajam dari Azraai Khor Abdullah.

Pasalnya, Timnas Malaysia di ajang Piala Asia 2023 menurunkan 13 pemain naturalisasinya.

Namun nyatanya, 13 pemain naturalisasi Timnas Malaysia justru tak berjalan efektif.

Menurutnya, masa depan sepak bola ada Malaysia ada di tangan para pemain muda.

Skuad Timnas Indonesia jelang laga kontra Timnas Irak di ajang Piala Asia 2023. (Instagram @jordiamat5)

Baca juga: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Asal Amerika: Opsi Pengusik Andritany di Persija, Jakmania Cek

Atas dasar itu, Azraai mendesak FAM untuk lebih fokus dalam memberikan ruang lebih untuk para talenta muda.

"Jika kita berbicara tentang masa depan Timnas Malaysia setelah Piala Asia, mereka harus melihat bagaimana tetangga kita, Indonesia melakukannya," buka Azraai dikutip TribunWow.com dari New Starits Times via Tribunnews.com.

"FAM harus menyadari bahwa masa depan (sepakbola) ada pada pemain muda," lanjutnya.

Halaman
12