TRIBUNWOW.COM - Keuntungan Timnas Indonesia naturalisasi Daniel Klein, pemain Persebaya Surabaya dan Maarten Paes kalah pamor karena dua sebab ini.
Dilansir TribunWow.com, nama kiper kelahiran Jerman keturunan Indonesia, Daniel Klein tengah hangat diperbincangkan di tanah air.
Pasalnya, nama Daniel Klein santer dikabarkan telah mendapatkan kontak dari PSSI untuk bisa bergabung dengan Timnas Indonesia.
Kabar itu diungkap oleh akun Instagram @ahmad.reza_85, Jumat (2/2/2024).
Baca juga: Profit Timnas Indonesia Naturalisasi Maarten Paes: Ada 3, 2 Buat Bintang Persebaya dan Persis Minder
"Ya Fardy Bachdim menghubungi saya beberapa hari terakhir,"
"Dia bertanya apakah saya bisa membayangkan bermain untuk tim nasional (Indonesia),"
"(Tentu saja) Saya bisa membayangkan untuk bermain dalam waktu dekat untuk tim nasional (Indonesia), Menurutku ibu saya akan setuju,"
"Saya pikir itu mungkin. Entahlah, bisa saja tahun ini saya ke PSSI/Indonesia (untuk mengurus proses naturalisasi),"
"Tidak, (kami belum membahasnya lebih mendalam), Dia (juga) tidak membicarakan tentang hal itu (AFC U23)," dikutip TribunWow.com dari @ahmad.reza_85,.
Menilik situasi itu, setidaknya ada tiga keuntungan yang bisa didapatkan Timnas Indonesia jika berhasil menaturalisasi Denil Klein.
Berikut ulasan selengkapnya:
1. Berusia Muda
Keuntungan pertama Timnas Indonesia naturalisasi Daniel Klein adalah usianya yang terlampau masih sangat muda.
Seperti diketahui, Daniel Klein merupakan kiper kelahiran Heidelberg, Jerman, 22 tahun lalu.
Usianya yang masih sangat muda dapat dijadikan proyeksi jangka panjang Timnas Indonesia di posisi penjaga gawang.
Terlebih, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dikenal menyukai para pemain muda untuk disusun dalam kerangka komposisinya.
2. Unggul Main di Timnas Junior Ketimbang Maarten Paes
Kedua, berkaitan dengan kiprah Daniel Klein sebelumnya bersama Timnas Jerman junior di beberapa kelompok usia.
Seperti diketahui, Daniel Klein tercatat pernah membela skuad Timnas U-15 Jerman sampai dengan U-19 kurun waktu 2016 sampai dengan 2019.