TRIBUNWOW.COM - Sebuah video imajinasi buatan Israel viral di media sosial.
Dikutip dari Al Jazeera, video tersebut diunggah oleh Kedutaan Besar Israel di Korea Selatan namun telah dihapus, Jumat (29/12/2023).
Isi dari video tersebut adalah serangan khayalan ke Seoul, Korea Selatan oleh beberapa pria bertopeng yang dimiripkan dengan Hamas.
Baca juga: Netanyahu Dapat Cemoohan saat Rapat Parlemen dari Rakyatnya, Akui Perang dengan Hamas Butuh Waktu
Video tersebut pun membuat kontroversi dalam pemerintahan Korea Selatan.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengkonfirmasi kepada kantor berita AFP pada hari Kamis bahwa mereka meminta kedutaan Israel untuk menghapusnya.
Mereka mengatakan jika video tersebut tidak pantas, dibuat dan diedarkan.
"Pembunuhan dan penculikan warga sipil Israel oleh Hamas tidak dapat dibenarkan, tetapi produksi dan distribusi video yang dibuat oleh Kedutaan Besar Israel yang menggambarkan situasi keamanan di negara lain dianggap tidak pantas," kata pihak Kemenlu Korsel.
“Kami telah menyampaikan posisi kami kepada Kedutaan Besar Israel di Korea Selatan, dan pihak Israel telah mengambil tindakan untuk menghapus video tersebut.”
Media Korea Selatan, Yonhap mengatakan soal isi dari video tersebut yakni seorang wanita Korea Selatan yang sedang berada di Seoul.
Baca juga: Melihat Kecanggihan Terowongan Buatan Sayap Militer Hamas, Isu Banjir Buatan Israel Tak akan Tembus
Saat Natal tiba, ia menyaksikan putrinya menyanyikan lagu Natal di acara pencarian bakat sekolah.
Lalu, wanita itu melihat ada peringatan di ponselnya soal adanya serangan udara.
Suara tembakan dan ledakan terdengar di seluruh kota.
Wanita tersebut terlihat berlumuran darah.
Baca juga: Israel Klaim Temukan Terowongan Terbesar Hamas di Gaza, Penampakannya Tak seperti Sebelumnya
Tak hanya itu, ia juga diceritakan diculik oleh penyerang yang membawa senjata dan dipisahkan secara paksa dengan putrinya.
Rekaman tersebut disertai dengan tulisan rincian serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu di Israel.