"Pasangan Prabowo-Gibran mengalami kenaikan 9,5 persen, ada pergeseran pemilih di Jawa Tengah untuk pemilih Ganjar-Mahfud ke pemilih Prabowo," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda.
"Di Jawa Timur relatif bertarung ketiganya," tambahnya.
Namun, basis Prabowo di Jawa Barat mengalami penurunan setelah ada pasangan Gibran Rakabuming.
"Jadi basisnya Pak Prabowo dengan berpasangan ada penuruan sedikit, tapi di basis Jokowi di Jawa Tengah naik," tambahnya.
Sementara itu, berikut hasil survei terbaru berdasarkan tiga lembaga:
1. Charta Politika
Dikutip dari Kompas.com, Charta Politika membuat survei pada 26-31 Oktober 2023 atau sehari setelah pendaftaran Pilpres ditutup.
Dalam simulasi tiga pasangan capres-cawapres, Ganjar-Mahfud lebih unggul, Senin (5/11/2023).
Disusul Prabowo-Gibran dengan selisih tipis serta Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di posisi ketiga.
"(Elektabilitas) tidak terlalu jauh berbeda, Ganjar-Mahfud ada di angka 36,8 persen, Prabowo Subianto-Gibran di angka 34,7 persen," kata Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya.
Baca juga: Hasil Survei Capres-Cawapres Terbaru Versi 3 Lembaga, Anies-Imin Vs Ganjar-Mahfud Vs Prabowo-Gibran
Selisih 2,1 persen antara Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran itu berada sedikit di atas margin of error 2 persen pada survei ini.
Jumlah dengan selisih cukup jauh di bawah keduanya yakni elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ada di angka 24,3 persen.
Sementara sisanya, ada 4,3 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Adapun survei ini dilaksanakan pada 26-31 Oktober dengan melakukan wawancara kepada 2.400 orang responden dari 38 provinsi se-Indonesia.
Survei ini memiliki margin of error lebih kurang 2,0 persen.
Baca juga: Hasil Survei Terbaru Capres-Cawapres Versi 4 Lembaga, Anies-Imin Vs Ganjar-Mahfud Vs Prabowo-Gibran