TRIBUNWOW.COM - Sebanyak empat orang warga negara Indonesia berhasil dievakuasi dari Palestina, Jumat 3 November 2023.
Dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, keempatnya dievakuasi dari Jalur Gaza dan sudah tiba di perbatasan Rafah, Mesir.
Tim Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berada di Mesir mengabarkan evakuasi itu berhasil dilakukan setelah percobaan beberapa kali.
Baca juga: Hamas Siap Beri Pelajaran ke Israel, Sebut akan Ada Serangan yang Sama saat 7 Oktober Lalu
Sebelumnya pada 1 November para WNI sudah berusaha menjangkau Rafah namun harus kembali ke rumahnya karena situasi yang tak kondusif.
Sepanjang jalan mereka menuju ke Rafah, banyak serangan yang didapat hingga tak memungkinkan untuk dievakuasi saat itu.
Lalu di hari berikutnya, sejak pagi para WNI sudah diminta untuk kembali lagi ke Rafah.
Dan lagi-lagi evakuasi itu gagal lantaran situasi yang tak memungkinkan.
Baca juga: Taktik di Luar Dugaan Al Qassam Lenyapkan Tank Israel, Seketika sampai Meledak dan Terbakar
Percobaan di hari yang sama yakni 2 November siang hari kembali akan dilakukan saat itu.
"Evakuasi dicoba kembali dan alhamdulillah berhasil. 4 WNI dan 1 istri WNI sudah berhasil dievakuasi," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Perjalanan dari Rafah ke Kairo harus ditempuh tim evakuasi sepanjang 367 km atau sekitar 7 jam perjalanan.
"Yang lebih menyulitkan dari proses evakuasi ini antara lain adalah karena komunikasi selalu on dan off."
"Sambungan komunikasi kadang dapat dipergunakan kadang dalam banyak waktu tak dapat," tambah Retno.
Baca juga: Perwira Senior Berpangkat Tertinggi IDF Tewas saat Agresi Militer Darat Israel ke Jalur Gaza
Diketahui ada total 10 orang WNI yang berada di Palestina saat serangan Israel melanda Gaza.
Empat orang WNI sudah lebih dulu dievakuasi lalu menyusul tiga lainnya.
Sementara hingga kini masih ada tiga WNI yang masih berada di Gaza.