Bantuan menumpuk, tapi belum ada yang masuk ke Gaza.
Stasiun televisi milik pemerintah Mesir, Al-Qahera News, mengatakan penyeberangan Rafah akan dibuka pada hari Jumat.
Baca juga: Israel Minta Bantuan Militer Darurat ke AS sebesar Rp 157 Triliun, Langsung Dipenuhi Gedung Putih?
Namun Kairo mengatakan diperlukan lebih banyak waktu untuk memperbaiki jalan yang rusak karena dibombardir Israel.
Biden mencapai kesepakatan untuk mengizinkan masuknya 20 truk bantuan, tetapi kesepakatan itu dicapai dengan persyaratan yang ketat dari Israel.
Bantuan hanya boleh diberikan kepada warga sipil dan tidak jatuh ke tangan militan Hamas.
Bantuan hanya boleh didistribusikan di bagian selatan Jalur Gaza di mana Israel telah memerintahkan warga sipil untuk mengungsi.
Namun Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan menggambarkan kesepakatan Biden sebagai setetes air di lautan kebutuhan lantaran kebutuhan yang dipenuhi seharusnya berjumlah 2.000 truk.
David Satterfield, mantan duta besar AS yang memulai tugas barunya pada hari Senin sebagai koordinator bantuan kemanusiaan.
Ia telah bertemu dengan para pejabat Israel dan Mesir untuk mewujudkan kesepakatan tersebut, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller. (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)