Perang Israel Vs Hamas

Buntut Serangan Hamas, Mental Pasukan Israel Disebut Sudah Mulai Jatuh, Bantuan AS Dianggap Sia-sia

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Israel-Palestina: Saling serang terus berlanjut, lebih dari 1000 warga Palestina dan Israel tewas.

Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari mengakui kelompok Hamas menyerang Tel Aviv dari berbagai sisi, baik dari darat, laut, hingga udara.

Roket putaran pertama ditembakkan pada pukul 06.30 waktu setempat (03.30 GMT).

Menanggapi operasi Badai Al Aqsa, tentara Israel mengatakan pihaknya melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap Hamas di Jalur Gaza.

Sebelum perang pecah pada Sabtu kemarin, Israel menanggapi sejumlah serangan kecil yang dilakukan Palestina terhadap pasukannya.

Dilansir Al Jazeera, pasukan Israel mengonfirmasi tentaranya terlibat dalam baku tembak di dekat Tulkarem, Tepi Barat utara.

Baca juga: Mencekamnya Situasi Perang Israel Vs Hamas Diungkap WNI di Gaza: Di Luar Sana Masih Dihujani Rudal

Militer Israel mengatakan baku tembak mematikan di daerah Tulkarem terjadi setelah tentara mengidentifikasi kendaraan mencurigakan di dekat desa Shufa.

Empat warga Palestina dilaporkan tewas dalam insiden terpisah di Tepi Barat, pada Kamis (5/10/2023).

Di antaranya, tiga orang tewas di tangan pasukan Israel, satu lagi oleh pemukim Israel, pejabat Israel menerangkan.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan nama dua pria yang tewas adalah Abdul Rahman Atta (23) dan Huthaifa Faris (27), dilansir dari WAFA.

"Mereka meninggal akibat peluru pendudukan (Israel)," kata kementerian, dilansir France24.

Sementara, kelompok Hamas mengidentifikasi mereka sebagai anggota sayap bersenjatanya.

Orang Palestina ketiga ditembak mati oleh tentara Israel, dilaporkan lebih dulu melepaskan tembakan ke sebuah mobil di Tepi Barat selatan.

Kementerian Palestina mengonfirmasi kematian tersebut tanpa mengidentifikasi identitas pria yang dibunuh.

Orang Palestina keempat, bernama Labib Dhamidi yang berusia 19 tahun dibunuh oleh seorang pemukim setelah mereka turun ke kota tersebut menyusul insiden sebelumnya, kantor berita negara Palestina WAFA melaporkan.

Sebelumnya, tentara mengatakan bahwa lima petugas polisi Israel terluka oleh alat peledak dalam bentrokan terpisah, juga di Tepi Barat bagian utara.

Serangan balasan Israel ke Jalur Gaza Palestina, Sabtu (7/10/2023). (Al Jazeera via Tribunnews.com)

Baca juga: Israel Kutuk Serangan Hamas yang Tewaskan Ratusan Warga, Netanyahu: Kami akan Melumpuhkan Mereka

Halaman
1234