TRIBUNWOW.COM - Inilah profil dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.
Nama Moeldoko mencuat setelah dituduh oleh satu di antara pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Imam Supriyanto sebagai pelindung atau bekingan ponpes yang berada di Indramayu, Jawa Barat.
Moeldoko juga menampik pernyataan bahwa dirinya memberikan perlindungan hukum kepada Ponpes Al Zaytun.
Baca juga: Dituding Jadi Bekingan Panji Gumilang Cs, Moeldoko ke Pendiri Al Zaytun: Salah Minum Obat, Pikun
Menanggapi hal itu, Moeldoko menyentil Imam Supriyanto salah minum obat dan mulai pikun.
“Saya katakan kemarin Pak Imam ini salah minum obat. Kalau enggak ya sudah mulai pikun. Jadi omongannya enggak bisa dipercaya,” ucap Moeldoko di Bina Graha, Jakarta, Kamis (13/7/2023) dikutip dari Tribunnews.com.
Moeldoko memang mengaku pernah berkunjung ke Ponpes Al Zaytun dan bertemu Panji Gumilang sang pimpinan ponpes saat dirinya masih menjabat sebagai seorang Panglima Kodam (Pangdam).
Namun ia naik pitam apabila dikaitkan dengan isu yang melibatkan dirinya dengan Ponpes dirian Panji Gumilang itu.
Dirinya tidak terima disebut menjadi pelindung Ponpes Al Zaytun.
“Jangan Mantan Panglima (TNI) dibilangnya beking, emangnya gue preman apa, nggak bener nih. Saya juga bisa marah, saya juga bisa marah,” tegasnya.
Lantas, siapakah sosok Moeldoko yang namanya ikut terlibat di tengah gempuran polemik Ponpes Al Zaytun?
Profil Moeldoko
Dikutip dari Wikipedia dan Tribunnews.com, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P. atau sering disapa Moeldoko merupakan pria kelahiran Kediri, Jawa Timur pada 8 Juli 1957.
Moeldoko adalah putra bungsu dari 12 bersaudara.
Ayahnya bernama Moestaman seorang pedagang palawija dan ibunya bernama Masfu’ah sebagai ibu rumah tangga.