Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Eks Santri Benarkan Ada Parpol Langganan 'Suara' di Al Zaytun, Sederet Nama Pejabat Ikut Disebut

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Khistian Tauqid
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat, saat memberikan klarifikasi di sebuah acara televisi, diunggah Rabu (28/6/2023).

TRIBUNWOW.COM - Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, masih terus bergulir.

Terkini, Ponpes Al Zaytun dikaitkan dengan sejumlah pejabat dan partai politik (parpol).

Hal itu pun telah diakui alumni Ponpes Al Zaytun, Muhammad Ikhsan.

Dalam kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (8/7/2023), Muhammad Ikhsan menyebut sederet pejabat yang pernah datang ke Ponpes Al Zaytun dengan sejumlah tujuan.

"Pak Hendrpriyono, dulu itu waktu Pospenas, sempat pelukan sama syekh juga," ujar Muhammad Ikhsan.

"Syekh bilang 'Ini sahabat syekh suka kejar-kejar syekh ke mana syekh pergi'."

"Terus ada Pak Harmoko, Pak Soeharto, Pak Wiranto, Pak Surya Paloh, Pak Akbar Tanjung," imbuhnya.

Baca juga: Kontroversi Al Zaytun Masih Berlanjut, Panji Gumilang Imbau Wali Santri Tak Sering Datang ke Ponpes

Baca juga: Dituduh Jadi Bekingan, Moeldoko Bongkar Sederet Pejabat yang Pernah ke Al Zaytun, Ada Eks Wapres

Muhammad Ikhsan menduga ada tiga alasan sejumlah pejabat gencar mendatangi Ponpes Al Zaytun.

Satu di antaranya, untuk meningkatkan pamor pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

"Yang pertama mungkin tugas negara karena latar belakang Al Zaytun," ucapnya.

"Kedua, mereka mungkin diundang untuk acara tertentu."

"Menurut saya kegunaan mereka untuk meningkatkan elektabilitas Panji Gumilang."

Muhammad Ihsan melanjutkan, kedatangan para pejabat juga dimanfaatkan Panji Gumilang untuk menipu para pengikutnya.

Ia mengakui adanya kemungkinan Panji Gumilang merupakan pentolan Negara Islam Indonsia (NII).

"Guru saya juga bilang 'Tuh lihat Syekh udah berhasil menaklukkan Beliau'," ujar dia.

Halaman
123