TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan kekuatan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Prabowo menjadi kandidat terkuat di Pilpres 2024 ketimbang dua kandidat lainnya yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Bahkan, Prabowo kini di atas angin karena mendapatkan dukungan dari relawan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: Saat Jokowi Kembali Panggil Prabowo ke Istana, Bertemu 3 Kali dalam Sebulan, Ini yang Dibicarakan
Ditambah lagi kekuatan dari Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang bakal mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (27/6/2023), Fadli Zon mengakui hal tersebut.
Fadli Zon lantas membanding-bandingkan Prabowo dengan dua kandidat Calon Presiden (Capres) 2024.
Prabowo memegang kendalinya dan bisa mengambil keputusan sendiri alias tidak ada yang menyetir.
Oleh karena itu, Faldi Zon menyebut Prabowo memegang remote control sendiri.
"Beliau ini yang memegang remote control-nya sendiri. Kalau (capres) yang lain saya enggak tahu siapa yang memegang remote control-nya. Jadi, beliau (Prabowo) memutuskan sendiri," ujar Fadli saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/6/2023).
Baca juga: Makin Mesra, Prabowo dan Jokowi Sebulan 3 Kali Bertemu 4 Mata di Istana, Akui Bahas Politik
Fadli Zon optimis Prabowo akan memenangkan Pilpres 2024.
Kemandirian Prabowo akan menjadi pertimbangan rakyat Indonesia dalam memilih seorang pemimpin.
Bahkan, tiga partai yaitu Golkar, PAN, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi koalisi Gerindra serta mendukung penuh Prabowo di Pilpres 2024.
Fadli Zon berharap semakin banyak dukungan dari partai politik untuk Prabowo di Pilpres 2024.
"Iya kita berharap sih semakin banyak yang mendukung Pak Prabowo, semakin bagus ya," kata Fadli Zon.
Baca juga: Fadli Zon Sebut Prabowo Subianto Pegang Remote Control Sendiri, Bandingkan dengan Bakal Capres Lain
Prabowo Sehati dengan Bestie Jokowi: Beri Pidato yang Sama
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan kesamaan.
Seperti diketahui, banyak yang menyebut Prabowo dan Jokowi sebagai 'bestie' alias sahabat.
Kali ini Prabowo dan Jokowi entah disengaja atau tidak, memberikan pidato yang sama.
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Senin (26/6/2023), video pidato Prabowo dan Jokowi dapat diketahui.
Video pertama memperlihatkan Prabowo sedang pidato di acara Konsolidasi Akbar Partai Gerindra.
Prabowo meminta kader-kader Partai Gerindra supaya tidak salah memilih pemimpin.
Pasalnya, seorang pemimpin negara akan memberikan dampak pada masa depan anak dan cucu.
"Nasib bangsa kita berada di tangan rakyat, kalau rakyat salah memilih wakil-wakilnya, salah memilih pemimpin-pemimpinnya," ujar Prabowo.
"Jangan salahkan siapa-siapa kalau nasib anak cucu kita tidak baik," tambahnya.
Jokowi lebih dulu memberikan pidato hampir mirip dengan Prabowo.
Tepatnya ketika Presien RI memberikan pidato di acara Satu Dekade Barisan Relawan Jokowi.
Jokowi menegaskan bahwa kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja.
Oleh karena itu, Jokowi meminta pada para relawan supaya tidak memilih pemimpin Indonesia.
"Jangan salah memilih pemimpin, karena keadaan dunia tidak normal, global tidak normal," tutur Jokowi.
"Geopolitiknya karena perang, juga geoekonominya bergeser," tambahnya.
"Ini nanti tidak tahu kawan ini jadi kawan ini atau tidak, yang dulu musuhan jadi sambung tidak," jelasnya.
"Akan kita lihat dalam jangka tidak tahu bisa 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun, pergeserannya akan ke mana," tandasnya. (TribunWow.com/Khistian)