TRIBUNWOW.COM - Setelah dua bulan dirawat, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20), D (17) akhirnya sudah diperbolehkan pulang, Minggu (16/4/2023) siang.
Karena kondisi kesehatannya berangsur membaik, D bakal menjalani rawat jalan.
Dilansir TribunWow.com, dokter spesialis saraf RS Mayapada, dr Yeremia Tatang Sp.N, mengaku kaget melihat perkembangan D.
Baca juga: Sakit Hati Pengacara Mario Dandy, Kini Dipecat setelah Hadir Sosok Misterius: Sampai Berdarah-darah
Apalagi sebelumnya D yang sempat dinyatakan koma mengalami penurunan berat badan drastis, teruma pada bagian kaki.
"Makanya bisa dilihat dia bisa berjalan dengan rentang waktu yang cukup cepat. Padahal sebelumnya koma dan otot kedua kaki susut," ungkap Yeremia, dikutip dari Kompas.com, Minggu (16/4/2023).
Kendati demikian, progres positif kesembuhan D secara fisik tak dibarengi dengan progres secara kognisi.
Meski tampak jauh lebih sehat, rupanya D masih mengalami gangguan memori jangka pendek.
Ia bahkan bisa lupa dengan siapa berteu meski belum satu hari berlalu.
Karena itulah tim dokter akhirnya mengizinkan D pulang.
Diyakini kondisi lingkungan akan mempercepat penyembuhan gangguan otak D.
Baca juga: Jawaban Menohok Ayah D Korban Mario Dandy seusai Dianggap Tak Kuat Bayar Biaya RS: Netijen Bayaran!
Sementara itu, Yeremia memastikan kamar D di rumah akan disulap seperti ruangan High Care Unite (HCU).
Hal itu bertujuan untuk menghindari virus yang bisa menyebabkan infeksi.
Apalagi di leher D masih terdapat lubang untuk bernafas atau trakeostomi.
"Makanya dibuat semirip mungkin dengan HCU agar risiko infeksi tidak besar," tandasnya.
Biaya Perawatan D Lebih dari Rp 1 M