TRIBUNWOW.COM - Ayah dari DA yakni Jonathan Latumahina menyatakan telah memiliki bukti keterlibatan AGH (15) dalam kasus penganiayaan viral yang dilakukan oleh anak pejabta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yakni Mario Dandy Satriyo (20).
Menurut keterangan Jonathan, bukti keterlibatan AGH telah dipegang oleh LBH Ansor.
Dikutip TribunWow, informasi ini disampaikan oleh Jonathan lewat akun Twitter-nya @seeksixsuck, Senin (27/2/2023).
Baca juga: Sebelum Viral, KPK Sebut sudah Laporkan LHKPN Milik Ayah dari Mario Dandy ke Kemenkeu di Tahun 2020
Pada sebua utas yang ia cuitkan, awalnya Jonathan menuliskan perkembangan positif kondisi anaknya.
"Kondisi david saat ini masih belum sadar tapi progresnya sangat positif. Alat penunjang kesehatan saat ini tinggal cuff tracheastomy, dibuatkan lubang nafas langsung ke paru2 melalui pangkal leher. Terimakasih doa2nya untuk david," tulis Jonathan.
Kemudian Jonathan menginfokan bagaimana pihaknya memiliki bukti keterlibatan AGH dalam kasus penganiayaan yang menimpa DA.
"Dan untuk semua hal terkait urusan hukum tetap seperti semula, saya akan tempuh jalur hukum tanpa ada damai2. Data penguat keterlibatan agnes sudah lengkap di LBH Ansor, kita tunggu aja kejutan2 baru sebentar lagi." tulis Jonathan.
"Fiat justitia ruat caelum," imbuhnya.
AGH sendiri membantah sejumlah isu yang menyudutkannya.
Satu di antaranya isu yang menyebut AGH sempat selfie seusai Mario Dandy menganiaya DA hingga tak sadarkan diri.
Melalui pengacaranya, Mangatta Toding Allo, AGH berdalih sempat tiga kali mengimbau Mario Dandy agar tak menganiaya korban.
Baca juga: Bukan sang Pacar, Sosok Ini yang Provokasi Mario Dandy Aniaya Anak Pengurus GP Ansor hingga Koma
Bahkan, AGH langsung menolong korban yang saat itu tak berdaya seusai dianiaya.
Sebelumnya, nama AGH sempat menjadi perbincangan karena dianggap sebagai dalang penganiayaan DA.
"Dia akhirnya benar-benar menyampaikan ke kami bahwa pada saat korban ini sudah tergeletak, dia bukan selfie," ungkap Mangatta, dikutip dari Tribunnews.
"Dia memegang kepala DA dan meminta pertolongan justru."