"UII dan keluarga berharap AMRP segera menghubungi untuk mengabarkan lokasi dan keadaannya.
UII juga berharap setelah misi di Boston selesai, AMRP dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan baik.
Jika dibutuhkan bantuan pendampingan atau penjemputan, UII akan berkoordinasi dengan Kemlu RI dan/atau KJRI New York."
Baca juga: Diduga Bukan karena Gempa Turki, Viral Hilangnya Dosen UII Ahmad Munasir Kini Dilacak KJRI Istanbul
Kronologi Ahmad Munasir Diduga Hilang
Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP), dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dikabarkan hilang kontak setelah dari bandara Oslo, Norwegia.
Dilansir TribunWow.com, Ahmad diduga hilang setelah mengikuti kegiatan mobilitas global di University of South-Eastern Norway (USN).
Ia berkunjung bersama empat orang dari tim UII, termasuk Rektor UII Fathul Wahid sejak 5 sampai 12 Februari 2023.
Baca juga: Namanya Dihapus dari KK, Agus Akhirnya Pulang setelah 25 Tahun Hilang, Begini Kisah Penemuannya
Untuk menemukan Ahmad, pihak UII telah mengirim surat kepada Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia untuk menerbitkan Yellow Notice.
"Kami juga mengajukan permohonan perlindungan AMRP melalui Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri, Kementerian Luar Negeri RI, dan mengirimkan surat kepada Sekretaris NCB-Interpol Indonesia untuk menerbitkan Yellow Notice untuk pencarian orang hilang," papar Fathul Wahid dikutip Tribunnews.com, Minggu (19/2/2023).
Adapun perjumpaan terakhir Fathul dengan Ahmad adalah saat malam 11 Februari 2023 ketika masih berada di Oslo, Norwegia.
"Setelah sepekan di USN, pada 12 Februari 2023, tim meninggalkan Norwegia melalui bandara Oslo. Saya berjumpa AMRP terakhir di Oslo pada malam 11 Februari 2023," lanjutnya.
Baca juga: Kapal Kargo Berbendera Malaysia Hilang Selama 10 Hari, Terakhir Terpantau di Perairan Indonesia
Setelah itu, tim terbagi ke tiga penerbangan berbeda di mana Ahmad yang sendirian, hendak kembali ke Indonesia melalui jalur Oslo-Istanbul-Riyadh-Istanbul-Jakarta.
Perjalanan ke Riyadh dilakukan lantaran ada sebagian tiket yang dibayar panitia konferensi di Arab Saudi yang mengharuskan rute tersebut.
Ahmad sempat mengirim kabar terakhir pada istrinya beberapa saat ketika menunggu pesawat yang akan membawanya ke Istanbul, Turki di tanggal 12 Februari 2023.
"AMRP mengirimkan pesan terakhir kepada istrinya pada 12 Februari 2023 siang, beberapa saat sebelum menaiki pesawat ke Istanbul yang berbunyi: 'Menunggu boarding'," ucap Fathul.