Berita Viral

Diduga Bukan karena Gempa Turki, Viral Hilangnya Dosen UII Ahmad Munasir Kini Dilacak KJRI Istanbul

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ahmad Munasir Rafie Pratama, dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dikabarkan hilang di Norwegia. Universitas Islam Indonesia (UII) mengirim surat kepada Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia untuk menerbitkan Yellow Notice terkait hilangnya dosen Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP).

TRIBUNWOW.COM - Keberadaan dosen Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP), dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Dilansir TribunWow.com, ia diduga hilang setelah bersama empat orang tim UII lainnya mengikuti kegiatan di University of South-Eastern Norway (USN), Norwegia pada 5 - 12 Februari 2023.

Berbekal aktivitas digital terakhir Ahmad pada Senin (13/2/2023) sesampainya di Turki, pihak KJRI Istanbul pun turun tangan melacak dosen 37 tahun tersebut.

Baca juga: Viral Dosen UII Ahmad Munasir Hilang di Norwegia hingga Libatkan Interpol, Berikut Kronologinya

Diketahui, setelah mengikuti kegiatan bertema mobilitas global di USN, tim UII kembali ke Indonesia dalam tiga penerbangan berbeda.

Ahmad sendirian harus melalui jalur Oslo-Istanbul-Riyadh-Istanbul-Jakarta, karena tiket pesawatnya dibayarkan oleh panitia konferensi di Arab Saudi yang mengharuskan rute tersebut.

Ia terakhir kali terlihat pada Sabtu (11/2/2023) malam, di mana keesokan harinya sempat menghubungi istri ketika hendak berangkat dari bandara Oslo, Norwegia.

Dari hasil update Tim Pusat Krisis UII, ada aktivitas sign out Google Drive milik Ahmad di Turki pada 13 Februari 2023, pukul 03.00 dan 08.00 waktu setempat.

Sementara sebelumnya, pada pukul 19.00-23.00 waktu setempat, 12 Februari 2023 terlacak penemuan jejak digital di Istanbul, Turki.

"AMRP sempat terhubung internet melalui koneksi Virtual Private Network eduVPN yang mengarah ke kampus UII. Lokasi aksesnya di sekitar Istanbul, pada sekitar pukul 19.00-23.00 waktu setempat pada 12 Februari 2023," terang Rektor UII, Prof Fathul Wahid dikutip Tribunnews.com, Minggu (19/2/2023).

Untuk membantu pencarian, pihak UII telah menghubungi Interpol agar mengeluarkan Yellow Notice atau peringatan polisi global untuk orang hilang.

Baca juga: Namanya Dihapus dari KK, Agus Akhirnya Pulang setelah 25 Tahun Hilang, Begini Kisah Penemuannya

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia atau KJRI Istanbul ikut turun tangan mencari keberadaan Ahmad.

Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal menilai hilangnya Ahmad bukan berkaitan dengan gempa yang terjadi di Turki.

Pasalnya, gempa Turki telah terjadi pada Senin (6/2/2023), sementara Ahmad berada di negara tersebut baru enam hari sesudahnya.

"Kecil kemungkinan terkait dengan gempa karena yang bersangkutan diperkirakan menuju Turki tanggal 12 Februari, sementara gempa terjadi tanggal 6 Februari," ujar Iqbal dikutip TribunJogja.com, Sabtu (18/2/2023).

Untuk membantu pencarian, pihak KJRI Istanbul secara khusus langsung melakukan komunikasi formal dan Informal kepada sejumlah otoritas terkait.

Halaman
123