Padahal, Borneo FC maupun PSIS Semarang kerap memborbadir gawang Persis Solo di sepanjang laga.
Baca juga: Hasil Akhir PSIS Semarang Vs Persis Solo: Jauhari Diusir setelah Nyekor, Mahesa Jenar Gagal Menang
Saat melawan Borneo FC, Persis Solo sebenarnya bisa saja memenangkan laga dengan skor 2-1.
Sayang, gol Ferdinan Sinaga di menit ke-40 tak disahkan wasit karena sang pemain dinilai berada di posisi offside.
Padahal, bila menelisik dari tayangan ulang, Ferdinan Sinaga tak berada dalam posisi offside.
Alhasil Persis Solo harus puas bermain imbang 1-1 dan berbagi poin dengan Borneo FC.
Sementara saat menghadapi PSIS Semarang, Persis Solo bisa saja memenangkan laga dengan skor 1-0.
Namun, hal itu tak terjadi karena PSIS Semarang berhasil menyarangkan gol terlebih dulu lewat tendangan titik putih.
Tetapi, wasit yang memberi hadiah penalti kepada PSIS Semarang mendapat protes dari para pemain Persis Solo.
Hal itu karena para pemain Persis Solo merasa tak melakukan pelanggaran terhadap pemain PSIS Semarang.
Dua catatan yang cukup mengesankan milik Persis Solo bisa menjadi sinyal bahaya buat PSS Sleman.
Oleh karena itu, laga Persis Solo vs PSS Sleman bisa menjadi penentu nasib Seto Nurdiantoro.
PSS Sleman akan mencatatkan tiga kekalahan beruntun di putaran kedua Liga 1 musim ini bila dibungkam Persis Solo.
Seto Nurdiantoro diyakini akan banjir desakan out dari para pendukungnya bila PSS Sleman kalah dari Persis Solo.
Manajemen pun diprediksi tak akan tinggal diam bila anak asuh Seto Nurdiantoro kalah dari Persis Solo di pekan ke-26 kelak.
Menarik dinantikan, mampukah Seto Nurdiantoro membawa PSS Sleman bangkit di pekan ke-26 Liga 1 2022/2023 dengan membungkam Persis Solo.
(TribunWow.com/Krisna)