TRIBUNWOW.COM - Posisi Seto Nurdiantoro di PSS Sleman berpotensi terancam setelah mendapat sorotan tajam dari para suporternya, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).
Dilansir oleh TribunWow.com, Seto Nurdiantoro gagal membawa PSS Sleman meraih hasil positif di dua laga terakhir pada putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Teranyar, PSS Sleman dibuat malu oleh Dewa United dalam lanjutan pekan 26 Liga 1 2022/2023.
Bermain di kandangnya sendiri, Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (17/2/2023), PSS Sleman dibungkam Dewa United dengan skor 1-3.
Baca juga: Intip Statistik 4 Kiper PSS Sleman setelah Kalah 1-3 dari Dewa United FC, Ega Rizky Paling Parah?
Baca juga: Gianluca On Fire di Persis Solo: Lini Depan Borneo FC-PSIS Dibuat Frustasi, PSS Sleman Selanjutnya?
Sementara sebelumnya, saat menghadapi Persebaya Surabaya di lanjutan pekan 24, Senin (13/2/2023), PSS Sleman kalah dari tuan rumah dengan skor 2-4.
Lebih lanjut, kekalahan kontra Dewa United membuat Slemania dan BCS merasa kesal karena Seto Nurdiantoro dianggap tak pandai dalam meracik strategi.
Bahkan, sebagian besar Slemania dan BCS mulai meragukan kualitas Seto Nurdiantoro.
Terdekat, PSS Sleman akan menghadapi lawan yang tak bisa dianggap enteng di pekan 26 Liga 1 2022/2023 yakni Persis Solo.
Seperti yang diketahui, PSS Sleman sejatinya memiliki modal yang cukup apik untuk mengalahkan Persis Solo.
Baca juga: Kecewa PSIS Semarang Gagal Libas Persis di Jatidiri, Snex-Panser Murka kepada Sosok di Luar Dugaan
Hal itu tak lepas dari hasil positif yang Laskar Super Elja dapat ketika melawan Persis Solo di putaran pertama Liga 1 2022/2023.
Saat itu kedua tim bertemu dalam lanjutan pekan ke-9 di Stadion Maguwoharjo pada 10 September 2022.
PSS Sleman berhasil menundukkan Persis Solo dengan skor tipis 2-1.
Namun, PSS Sleman tak bisa menganggap remeh Persis Solo.
Lini pertahanan Persis Solo cukup solid di dua laga terakhirnya di putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Kontestan yang dihadapi Persis Solo di dua laga terakhir yakni Borneo FC dan PSIS Semarang dibuat frustasi karena sulit menyarangkan gol ke gawang Laskar Sambernyawa.
Padahal, Borneo FC maupun PSIS Semarang kerap memborbadir gawang Persis Solo di sepanjang laga.
Baca juga: Hasil Akhir PSIS Semarang Vs Persis Solo: Jauhari Diusir setelah Nyekor, Mahesa Jenar Gagal Menang
Saat melawan Borneo FC, Persis Solo sebenarnya bisa saja memenangkan laga dengan skor 2-1.
Sayang, gol Ferdinan Sinaga di menit ke-40 tak disahkan wasit karena sang pemain dinilai berada di posisi offside.
Padahal, bila menelisik dari tayangan ulang, Ferdinan Sinaga tak berada dalam posisi offside.
Alhasil Persis Solo harus puas bermain imbang 1-1 dan berbagi poin dengan Borneo FC.
Sementara saat menghadapi PSIS Semarang, Persis Solo bisa saja memenangkan laga dengan skor 1-0.
Namun, hal itu tak terjadi karena PSIS Semarang berhasil menyarangkan gol terlebih dulu lewat tendangan titik putih.
Tetapi, wasit yang memberi hadiah penalti kepada PSIS Semarang mendapat protes dari para pemain Persis Solo.
Hal itu karena para pemain Persis Solo merasa tak melakukan pelanggaran terhadap pemain PSIS Semarang.
Dua catatan yang cukup mengesankan milik Persis Solo bisa menjadi sinyal bahaya buat PSS Sleman.
Oleh karena itu, laga Persis Solo vs PSS Sleman bisa menjadi penentu nasib Seto Nurdiantoro.
PSS Sleman akan mencatatkan tiga kekalahan beruntun di putaran kedua Liga 1 musim ini bila dibungkam Persis Solo.
Seto Nurdiantoro diyakini akan banjir desakan out dari para pendukungnya bila PSS Sleman kalah dari Persis Solo.
Manajemen pun diprediksi tak akan tinggal diam bila anak asuh Seto Nurdiantoro kalah dari Persis Solo di pekan ke-26 kelak.
Menarik dinantikan, mampukah Seto Nurdiantoro membawa PSS Sleman bangkit di pekan ke-26 Liga 1 2022/2023 dengan membungkam Persis Solo.
(TribunWow.com/Krisna)