Berita Viral

Viral Satu-satunya Rumah yang Masih Kokoh Berdiri di Antara Proyek Tol Solo-Jogja, Ini Kata Pemilik

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah viral yang berada di antara proyek jalan tol Solo-Yogyakarta

"Karena beda tim apreseal, tanah saya diharga beda. Maka dari itu, harganya beda, lebih tinggi yang seberang jalan dari pada punya saya," papar dia.

Setya memilih bertahan dan menunggu adanya musyawarah mufakat untuk menyelesaikan UGR Tol hingga ada kesepakatan.

"Karena saya belajar pengalaman dari kasus-kasus UGR yang lain, yang menempuh jalur hukum namun belum ada yang berhasil," ujarnya.

"Saya sampaikan kepada pihak yang terkait bahwa saya hanya ingin mendapatkan hak UGR sesuai dengan harga pasaran," jelasnya.

Menurutnya, cara kekeluargaan yang dia tempuh agar semua pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan tol itu dapat duduk bersama mencari jalan tengah.

"Untuk sampai kapan saya bertahan (menolah UGR), tidak tahu karena saya hanya bisa menunggu keputusan dari pihak pembebasan tanah," ucapnya.

"Akankah nantinya ada perubahan setelah berdiskusi lebih lanjut dari hati ke hati atau tetap kekeh (dengan nilai UGR saat ini)," terangnya.

Menurut Setya, selama ini, tidak ada musyawarah soal UGR tol. Yang terjadi adalah sudah ada penetapan harga dari pelaksana proyek.

"Saya belum tanda tangan karena merasa belum ada negosiasi soal harga, saat musyawarah kemarin adanya penetapan harga," terangnya.

Dia berharap, hasil UGR yang nantinya diterima dapat digunakan untuk membeli tanah dan bangunan dengan nilai serupa.

"Atau, saya ditukar dengan tanah seluas itu (500 meter persegi) yang masih di pinggir jalan yang sama (Jalan Provinsi), saya malah enggak masalah," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul "Penampakan Satu-satunya Rumah yang Masih Berdiri di Tengah Proyek Jalan Tol Yogya-Solo."