"Ternyata pelaku ini sering di-bully bau badan dan disuruh beli deodoran oleh korban," ucap Kapolsek Kertapati, AKP Alfredo Hidayat, dikutip dari TribunSumsel.
Namun, pengakuan pelaku langsung dibantah keluarga korban.
Ayah korban, Suroso (71) menyebut anaknya selama ini dikenal sebagai pribadi yang baik.
"Yang katanya anak saya malak pelaku 3 bulan itu tidak benar, baik dia itu termasuk pendiam. Pergaulannya bagus," bantah Suroso.
Selain itu, korban selama ini juga aktif dalam kegiatan sekolah seperti pramuka.
Baca juga: Awalnya Memelas, Oknum Densus 88 Rampok dan Bunuh Sopir Taksi Online, Korban Sempat Kasihan
Bantahan serupa turut diungkap teman korban, Aldo.
Menurut Aldo, korban selama ini memang kerap bercanda namun tak pernah mem-bully orang lain.
Selain itu, Aldo juga tak melihat adanya permasalahan antara pelaku dan korban selama berteman.
Pelaku justru dikenal kerap menyendiri di dalam kelas.
"Pelaku itu orangnya pendiam juga tapi suka menyendiri. Dia memang sering dibilang sama teman-teman seperti itu (bau badan)," tukasnya. (TribunWow.com)