Konflik Rusia Vs Ukraina

Akhirnya Raih Kemenangan, Tentara Rusia Kuasai Desa di Bakhmut setelah Berbulan-bulan Terjebak

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi tentara Rusia. Terbaru, tentara Rusia berhasil duduki desa di wilayah Bakhmut, Donetsk, Jumat (20/1/2023).

Berlin memiliki hak veto atas setiap keputusan untuk mengekspor tanknya dari negara-negara yang menggunakannya, dan pemerintah Kanselir Olaf Scholz tampaknya enggan, karena khawatir langkah seperti itu akan memprovokasi Rusia.

“Satu hal utama yang benar-benar diinginkan Ukraina dan dikatakan dibutuhkan, tank Leopard 2, belum disebutkan sejauh ini sebagai kontribusi Jerman,” kata Vaessen.

Kepala pertahanan baru Jerman, Boris Pistorius, mengatakan kepada wartawan bahwa belum ada keputusan yang dibuat terkait tank tersebut.

Baca juga: Rusia Alami Kemunduran di Bakhmut Ukraina, Kepala Tentara Bayaran Wagner: Ada Benteng di Tiap Rumah

Para Ahli Heran Rusia Terobsesi pada Bakhmut

Rusia mengerahkan segenap kekuatannya untuk merebut Bakhmut, kota kecil di wilayah Donestk, Ukraina.

Dilansir TribunWow.com, obsesi Rusia atas kota tersebut begitu membingungkan para ahli.

Pasalnya, dalam Rusia ngotot ingin menguasai kota tersebut meskipun tidak akan ada dampak signifikan untuk kemajuan invasinya.

Baca juga: Mimpi Buruk dan Bangun Tiap Malam, Warga Ukraina Kisahkan Trauma setelah Ditahan dan Disiksa Rusia

Dilaporkan The Moscow Times, Selasa (13/12/2022), kota tersebut terletak di atas tambang garam yang luas dan terkenal dengan kilang anggur di era Sovietnya.

Namun kini, meski harus hidup tanpa listrik dan air, kurang dari 10.000 warga sipil diperkirakan tetap tinggal di kota yang populasinya sebelum perang berjumlah sekitar 70.000.

Sementara itu, mereka dikelilingi pertempuran sengit yang melibatkan penggunaan artileri berat, dan juga pertempuran jalanan.

Merebut Bakhmut akan memberi Rusia pijakan kecil dan strategis untuk melancarkan serangan yang lebih luas terhadap kota-kota Sloviansk dan Kramatorsk yang dikuasai Ukraina di utara.

Bakhmut juga terletak di jalan raya penting yang membentang secara diagonal melalui wilayah Donetsk dan Luhansk Ukraina.

Tetapi fokus Rusia pada kota itu tetap membingungkan para analis, yang menunjukkan bahwa pertempuran untuk merebut Bakhmut telah merugikan Moskow baik dalam hal sumber daya manusia maupun peralatan.

"Tidak ada yang benar-benar memahami pentingnya Bakhmut," kata analis pertahanan Konrad Muzyka dari Rochan Consulting yang berbasis di Polandia.

"Tidak ada yang benar-benar bisa menjelaskan mengapa orang Rusia berjuang begitu keras untuk itu."

Seorang prajurit Rusia berpatroli di sebuah jalan di Kherson, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, 20 Mei 2022. Terbaru, ilustrasi tentara Rusia. (AFP)

Baca juga: Zelensky Maju ke Garis Depan Perang Ukraina Vs Rusia, Motivasi Para Tentara di Tengah Udara Beku

Halaman
123