Liga 1

3 Keuntungan PSIS Semarang Barter Cantillana dengan Renshi Yamaguchi, Panser Biru-Snex Pasti Suka?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Renshi Yamaguchi dan PSIS Semarang.

Dilansir TribunWow.com, turut masuknya kiper baru dalam lis belanja PSIS Semarang tak terlepas dari tak konsistennya dua kiper andalan Laskar Mahesa Jenar, Wahyu Tri Nugroho dan juga Ray Redondo.

Tercatat PSIS Semarang saat ini telah kebobolan sebanyak 22 gol dari 16 pertandingan.

Dengan rata-rata kebobolan mencapai 0,72 per pertandingan atau rata-rata 1 gol di setiap laga.

Lantas, siapa saja yang berpotensi bakal diboyong PSIS Semarang?

Menilik dari rumor yang beredar, tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri Semarang itu santer dikabarkan bakal merekrut kiper berlabel Timnas Indonesia, Adi Satryo dari Persik Kediri.

Namun, belum lama ini, mantan kiper andalan PSIS Semarang dalam beberapa musim terakhir, Jandia Eka Putra memutuskan untuk mundur dari PSS Sleman.

Hal itu ia sampaikan pada Instagram Story pribadinya @jandiaekaputra, Rabu (28/12/2022).

"Terima kasih SLEMAN... mudah2an kedepannya makin sukses aamiinn... ALE..," tulis Jandia Eka Putra.

Adi Satryo (kiri) dan Jandia Eka Putra (kanan). Dua kiper yang bisa jadi opsi dibidik PSIS Semarang, 3 faktor ini bisa jadi pertimbangan. (Instagram @jandiaekaputra @adisatryoo)

Dengan adanya dua opsi pilihan tersebut, setidaknya PSIS Semarang patut untuk mempertimbangkan siapa nantinya yang akan dipilih untuk digaet pada bursa transfer pertengahan musim Liga 1 2022.

Berikut ini tiga pertimbangan yang bisa dijadikan dasar bagi PSIS Semarang untuk memilah siapa yang bakal mereka datangkan:

1. Faktor Usia dan Pengalaman

Tentu, faktor pertama yang jadi pertimbangan tak lain adalah faktor usia.

Melihat dari sosok Jandia Eka dan Adi Satryo tentu secara rentan usia keduanya berbanding jauh.

 Jandia Eka saat ini telah berusia 35 tahun, sedangkan Adi Satryo masih berusia sangat muda yakni 21 tahun.

Sementara untuk catatan pengalaman, tentu saja sosok Jandia Eka Putratelah memiliki segudang pengalaman dibandingkan Adi Satryo.

Halaman
1234