Polisi Tembak Polisi

Pakar Sebut Ferdy Sambo Tunjukkan Indikasi Berbohong: Beda Sekali, Suaranya Lambat, Semakin Bungkuk

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa Ferdy Sambo saat memberikan kesaksian dalam persidangan kasus Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

TRIBUNWOW.COM - Terdakwa Ferdy Sambo dinilai masih menutup-nutupi fakta terkait pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari menganalisa adanya gestur tertentu yang diperlihatkan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Antara lain adanya perbedaan sikap yang begitu kentara jika dibandingkan kemunculannya di depan publik sebelumnya.

Baca juga: Sambo Ceritakan Kronologi Pemerkosaan yang Dilakukan Brigadir J, Ngaku sampai Tak Bisa Berkata-kata

Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo sempat menjadi sorotan saat lantang memberikan pernyataan ketika masih mengenakan seragam polisi.

Namun, sikap berbeda terlihat saat Ferdy Sambo memberikan kesaksian dalam sidang kasus Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (7/12/2022).

Dalam memberikan kesaksian, Ferdy Sambo tampak lemas dan berbicara dengan nada pelan hampir tak terdengar.

Kontras dengan hakim yang lantang dalam memberikan pertanyaan.

"Pak Sambo ini sungguh berbeda sekali, keluar dari baseline. Karena nada atau intonasi suaranya benar-benar sudah sangat lambat, terus kemudian juga menggunakan suara di dalam," tutur Monica dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (7/12/2022).

"Ini berbeda sekali dengan beliau pada biasanya di sidang-sidang sebelumnya."

Momen dimana terdakwa Ferdy Sambo saat akan menghadiri sidang lanjutan di persidangan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (8/11/2022). (Warta Kota/YULIANTO)

Baca juga: Bharada E Geleng Kepala Dengar Pengakuan Ferdy Sambo soal Penembakan Brigadir J, Merasa Dijebak?

Menurut Monica, hal ini menunjukkan adanya kebohongan yang disampaikan oleh Ferdy Sambo.

Yakni sikap tak biasa yang dinilai keluar dari karakter sang mantan jenderal bintang dua tersebut.

"Jadi yang merupakan indikasi dari seseorang itu berbohong, salah satunya adalah keluar dari baseline. itu menunjukkan adanya kebocoran-kebocoran yang harus kita gali lagi," kata Monica.

"Salah satunya adalah suara yang meninggi sekali, atau justru malah suara yang dalam dan pelan seperti ragu."

Kesimpulan bahwa Ferdy Sambo tak jujur dalam persidangan terlihat dari pengakuannya ketika menyampaikan kronologi pembunuhan Brigadir J.

Keterangan Ferdy Sambo dinilai tidak runtut sementara tubuhnya tampak semakin membungkuk dan terlihat begitu tertekan.

"Informasi yang diberikan loncat-loncat, dan juga kita melihat dari gestur, dari makro gestur, dari body language, semakin hari semakin bungkuk," tutur Monica.

"Tetapi menunjukkan juga stres karena pundak sini juga naik."

"Intonasi suara ini juga beda sekali."

Baca juga: Kesaksian Ferdy Sambo, Sebut Brigadir J Menantang saat Ditanya hingga Berusaha Hentikan Bharada E

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 01.58:

Reaksi Ferdy Sambo Dibantah Bharada E

Richard Eliezer alias Bharada E tampak lebih percaya diri meski harus berhadapan dengan mantan atasannya, eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, pemuda berusia 24 tahun tersebut bahkan berani membantah kesaksian Ferdy Sambo dengan lantang.

Melihat perubahan sikap Bharada E yang dulu hanya bisa patuh menjalankan perintah, Ferdy Sambo tampak tak senang.

Baca juga: Kesaksian Ferdy Sambo, Sebut Brigadir J Menantang saat Ditanya hingga Berusaha Hentikan Bharada E

Bantahan Bharada E tersebut disampaikannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Ketika itu, Hakim Ketua Majelis Wahyu Iman Santosa memintanya memberikan tanggapan terhadap kesaksian Ferdy Sambo.

Tanpa rasa takut, Bharada E menyatakan banyak pengakuan yang tak sesuai fakta telah diucapkan Ferdy Sambo.

"Banyak yang salah, Yang Mulia. Pertama pada saat di lantai tiga rumah Saguling, tidak ada kata-kata dari beliau yang menanyakan kepada saya, 'Apakah kamu siap mem-back-up saya?' ataupun 'Kamu siap enggak nembak kalau Yosua melawan', itu tidak benar," tegas Bharada E dikutip kanal YouTube KOMPAS TV, Rabu (7/12/2022).

Alih-alih, Ferdy Sambo ketika itu langsung memerintah Bharada E untuk menembak Brigadir J dan membeberkan skenario yang sudah direncanakan.

Ketika itu, Ferdy Sambo yang duduk di kursi terdakwa menyimak penuturan mantan anak buahnya dengan serius, dan sesekali menganggukkan kepala.

Ia terlihat memainkan jarinya yang memegang microphone ketika Bharada E mengatakan ada pemberian sekotak amunisi oleh Ferdy Sambo di lantai tiga rumah Saguling, Jakarta Selatan.

Kolase potret terdakwa Ferdy Sambo (kiri) dan Richard Eliezer alias Bharada E saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Bharada E Berkaca-kaca Kisahkan Brigadir J Kesakitan setelah Ditembak: Ferdy Sambo Langsung Maju

Ferdy Sambo kembali mengangguk saat Bharada E mengatakan bahwa ia sama sekali tak melakukan konfirmasi pada Brigadir J.

Pasalnya, saat Brigadir J masuk ruangan, Ferdy Sambo langsung menarik leher korban dan memerintahkan penembakan.

Sang mantan jenderal bintang dua kemudian menundukkan kepala dan sempat menghela napas ketika kembali memandang ke depan.

"Saya membantah juga kata-kata beliau tentang 'menghajar'. Karena yang sebenarnya beliau mengatakan pada saya dengan keras, dengan teriak juga, 'Woy, kau tembak, kau tembak cepat! Cepak kau tembak!'," tutur Bharada E.

"Lalu yang terakhir, saya melihat beliau menembak ke arah Yosua. Dan saya juga tidak menembak sebanyak lima kali."

Ferdy Sambo lagi-lagi mengangguk dan tampak menekan bibirnya seolah menahan sesuatu.

Namun, saat ditanya hakim, ia dengan tenang menyatakan tetap memegang teguh kesaksiannya.

"Saya tetap pada keterangan saya," tegas Ferdy Sambo.(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait