Lebih lanjut, dalam konferensi pers di kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan adanya sistem Pisodapur.
Sistem tersebut merupakan pendataan terpusat untuk merinci distribusi dan kebutuhan warga korban gempa.
"Kemudian yang terpenting mulai besok kita akan ada pusat data namanya Pisodapur, Pusat Informasi Koordinasi Data Bencana Cianjur, biar gampang diingat," beber Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, pusat data tersebut nantinya berbentuk peta di mana kebutuhan para korban akan ditandai dengan warna.
Merah sebagai tanda bahwa daerah tersebut sudah masuk dalam laporan, kuning sudah ada tindakan, dan hijau jika daerah dalam peta tersebut sudah menerima bantuan.
Ridwan Kamil juga meminta agar para pemberi bantuan disiplin melapor ke kantor Bupati.
Sehingga, pemerintah bisa memberikan bantuan berupa pengawalan agar tidak terjadi pencegatan di jalan.
"Bagi yang ingin bantu Cianjur lapor dulu di Pendopo Bupati karena ada layanan dikawal polisi supaya nanti titik lokasinya tepat sasaran ke lokasinya aman, kalau mau langsung silakan tapi ada risiko kami tidak bisa antisipasi," tandasnya.(TribunWow.com/Via)