Sehingga, pemerintah bisa memberikan bantuan berupa pengawalan agar tidak terjadi pencegatan di jalan.
"Bagi yang ingin bantu Cianjur lapor dulu di Pendopo Bupati karena ada layanan dikawal polisi supaya nanti titik lokasinya tepat sasaran ke lokasinya aman, kalau mau langsung silakan tapi ada risiko kami tidak bisa antisipasi," tandasnya.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Bersama Jokowi Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Disambut Ratapan hingga Tangisan
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
Pengungsi Gempa Cianjur Terpaksa Makan Sekali Sehari
Distribusi bantuan untuk warga terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, mengalami sejumlah hambatan.
Dilansir TribunWow.com, tak hanya karena akses jalan yang tertutup, perilaku warga yang mencegat mobil pembawa bahan makanan pokok juga turut menimbulkan keresahan.
Bahkan sebagai akibatnya, warga di desa Mangunkarta, Cianjur, terpaksa hanya makan sekali sehari akibat belum tersentuh bantuan pemerintah maupun swasta.
Baca juga: Viral Detik-detik Warga Cegat Mobil Pembawa Bantuan Korban Gempa Cianjur, Ini Kata Kades dan Polisi
Kejadian miris tersebut dituturkan seorang relawan bernama Ustaz Ibrahim yang sempat mengalami pencegatan.
Pada Rabu (23/11/2022) sekira pukul 14.00 WIB, ia mengirim bahan makanan pokok yang dihimpun oleh Yayasan Permata Hati Jauhari untuk membantu desa-desa terpencil.
Mereka memulai perjalanan dari Nagrak, Cugenang, Cianjur, untuk menuju ke Desa Mangunkerta.
Namun, pada 2 km sebelum mencapai tujuan, mobil Ibrahim dicegat oleh warga di tengah jalan.
Para warga tersebut mengatakan bahwa bantuan sembako ke Mangunkerta sudah penuh.
Lantaran jalan ke desa tersebut tersendat, Ibrahim pun sempat percaya dan mengira bahwa ada penumpukan truk berisi bantuan di Desa Mangunkerta.
Namun, ia kemudian merasa sangsi lantaran desa yang dituju letaknya sangat jauh berada di ujung jalan Gatot Mangkupraja, sehingga diyakini tak mungkin mendapat bantuan lebih dulu.
Benar saja, saat Ibrahim nekat melanjutkan perjalanan, ia mendapati fakta bahwa desa tersebut belum terjangkau bantuan dan relawan pemerintah maupun swasta.