Gempa di Cianjur

Berita Ganjar Pranowo: Gelontorkan Rp 1,87 M untuk Korban Gempa Cianjur, Ganjar Wanti-wanti Relawan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertemu petani porang di Jateng, 7 November 2022. Terbaru, Ganjar lepas relawan yang bawa bantuan Rp 1, 87 miliar untuk membantu korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas para relawan yang hendak memberikan bantuan kepada para korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, para relawan tersebut juga diberikan untuk membawa bantuan senilai Rp 1,87 miliar yang diberikan dalam bentuk barang dan uang tunai.

Sebesar Rp 1,48 miliar digunakan untuk membeli kebutuhan pokok para pengungsi sementara Rp 387 juta sisanya diberikan sebagai bantuan tunai.

Baca juga: Rasakan Firasat, Ibu Hamil Berhasil Selamat saat Gempa Cianjur Mengguncang, Anaknya Terus Menangis

"Untuk logistik permakanan, tidak hanya dewasa tapi juga anak-anak dan balita. Kemudian logistik pengungsian berupa pakaian tenda gulung terpal kasur selimut itu ada semua, termasuk mainan anak-anak," terang Kepala BPBD Jateng Bergas Catursasi dikutip Kompas.com, Kamis (24/11/2022).

Adapun sebelum melepas para relawan di halaman kantor Pemprov Jateng, Kamis (24/11/2022), Ganjar juga menyampaikan pesan.

Ia mewanti-wanti agar para relawan bisa mandiri mengurus kebutuhan mereka tanpa perlu merepotkan pihak Jawa Barat.

"Tidak ngrepoti, makanan untuk tim harus diurus sendiri, kesehatan untuk tim diurus sendiri, kalau perlu tidak ada perumahan ya nggolek dewe, buat tenda sendiri," ucap Ganjar.

Salah satu posko pengungsian warga yang terdampak gempa Cianjur, di Desa Cibulakan, Cugeunang, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). (Wartakotalive.com/Desy Selviany)

Baca juga: Akibat Bantuan Dicegat, Pengungsi Gempa Cianjur di Mangunkarta Terpaksa Makan Sekali Sehari

Selain mengedepankan kemandirian dan kekompakan, Ganjar juga berpesan agar tim gabungan tersebut membantu mendata kebutuhan para korban.

Jika perlu, mereka akan mengirimkan kembali barang-barang yang masih dibutuhkan.

"Tapi seandainya (sudah) cukup ya kita akan backup lah. (Korban asal Jateng) sampai hari ini belum melaporkan. Hanya kemarin yang meninggal di Brebes ya, tapi kami udah komunikasi dengan ibu bupati pak wakil, sekda dan yang kemarin ada pungutan itu dan diganti," ujar Ganjar.

"Tadi Solo ada tim dokternya, terus Demak ada tim rescue-nya, Kabupaten Semarang ada, Pramuka ikut hadir terus kemudian Boyolali umpama kasih satu mobil cold storage membawa sayuran segar, agar kemudian ini bisa manfaat," tandasnya.

Ditemui sehari sebelumnya, Ganjar mengaku telah berkomunikasi intens dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan wakilnya.

Dari perbincangan tersebut, ia mengetahui kekurangan bantuan para korban gempa di pengungsian.

"Ternyata yang dibutuhkan itu makanan bayi, keperluan perempuan, kasur, selimut, sarung," kata Ganjar dikutip Kompas.com.

Selain itu, pihaknya juga membawakan mainan bagi anak-anak, sayuran segar untuk bahan makanan dan berbagai kebutuhan spesifik lainnya.

Halaman
123