"Suatu hari saya dan suami saya tiba di waktu yang salah. Kami datang ke sini ketika mereka sedang melakukan 'urusan' mereka dan mereka langsung memukul suami saya."
Para pekerja di TPA mengatakan Rusia telah memilih area di sisi paling terisolasi di lokasi tersebut.
Seorang pengemudi truk yang bekerja di tempat pembuangan sampah mengatakan dia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Rusia telah memasang ranjau di daerah itu atau meninggalkan sejumlah perangkat mereka.
Karenanya, ia tidak pernah menyentuh lokasi yang telah digunakan oleh tentara Rusia itu sebelumnya.
"Saya mendengar cerita itu, tetapi saya tidak pergi sejauh itu dengan truk saya untuk membongkar sampah. Tapi saya jamin, apa pun yang mereka lakukan, baunya sangat busuk, seperti daging (busuk)," beber sang sopir truk.
"Dan asapnya sangat tebal."
Natalia (65) yang juga tinggal di sekitar lokasi, mengatakan bahwa bau yang sangat kuat tercium saat para tentara melakukan pembakaran.
Bau tersebut sama sekali belum pernah tercium olehnya selama ia tinggal di dekat lokasi tersebut.
"Baunya tidak pernah seperti ini sebelumnya," kata Natalia.
"Ada banyak truk sampah dan semuanya penuh dengan kantong. Saya tidak tahu apa yang ada di dalamnya, tetapi bau asap di tempat pembuangan sampah sangat buruk sehingga kami bahkan tidak bisa membuka pintu balkon. Ada hari-hari ketika Anda tidak bisa bernapas karena baunya."
Baca juga: Rekaman Tentara Ukraina Eksekusi Tahanan Rusia Terbukti Asli, Disebut Kejahatan hingga Membela Diri
Rusia Tarik Mundur Pasukan dari Kherson
Pasukan Rusia telah mundur dari wilayah Kherson, Ukraina, di tepi kanan Sungai Dnipro pada hari Jumat (11/11/2022).
Dilansir TribunWow.com, hal ini menjadi kekalahan militer terbesar Rusia sejak memulai invasinya pada Kamis (24/2/2022).
Pasalnya, kota pelabuhan Kherson, merupakan satu-satunya ibu kota regional Ukraina yang berhasil diduduki Rusia dalam pertempuran sengit selama hampir sembilan bulan.
Baca juga: Istrinya Tewas karena Misil Tentara Rusia, Pria Ukraina Jawab Begini jika Dapat Bicara ke Putin
Tidak seperti retret Rusia baru-baru ini di Ukraina timur, penarikan mundur pasukan dari Kherson tampaknya berlangsung dalam urutan yang relatif baik.