Konflik Rusia Vs Ukraina

Moderator Panik saat Presiden Rusia Vladimir Putin Terdiam seusai Candaan soal Potensi Kiamat Nuklir

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto kanan: Presiden Rusia Vladimir Putin hadir langsung memantau uji coba senjata nuklir pada Rabu (26/10/2022). Foto kiri: ilustrasi ledakan senjata nuklir.

TRIBUNWOW.COM - Penggunaan senjata nuklir menjadi hal yang paling dikhawatirkan oleh banyak negara di tengah memanasnya konflik antara Rusia dan Ukraina.

Rusia sendiri sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda serius menggunakan senjata nuklir dalam konflik di Ukraina.

Dikutip TribunWow dari rt, obrolan tentang nuklir ini juga sempat dibicarakan saat Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri sebuah acara diskusi di Moskow pada Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Rusia Kekurangan Pasokan, Putin Putar Otak agar Bisa Memberi Makan Tentaranya di Ukraina

Dalam acara tersebut, moderator acara bernama Fyodor Lukyanov berkelakar mengungkit kembali pernyataan Putin pada tahun 2018 silam.

Kala itu pada tahun 2018, Putin sempat menyampaikan pernyataan bahwa warga Rusia semuanya akan pergi ke surga jika terjadi kiamat nuklir.

Pernyataan ini kemudian diungkit kembali oleh Lukyanov.

"Kami menjadi sedikit khawatir mengingat komentar Anda," ujar Lukyanov merujuk pada komentar Putin tahun 2018 silam.

"Kita tidak sedang terburu-buru pergi ke sana (surga) kan?" canda Lukyanov.

Audiens pun tertawa mendengar candaan Lukyanov.

Namun di tengah tawa audiens, Presiden Rusia Vladimir Putin justru terdiam cukup lama.

Akhirnya Lukyanov kembali buka suara.

"Sekarang Anda diam ini mulai mengkhawatirkan," ujar Lukyanov.

Mendengar hal tersebut, Putin akhirnya tertawa.

"Saya sengaja diam untuk mengkhawatirkan Anda," kata Putin.

"Efeknya berhasil," sambungnya.

Baca juga: Rusia Klarifikasi soal Pesan ke Ukraina, Putin Tegaskan Tidak Minta Dibantu Kirim Pesan ke Zelensky

Rusia melakukan latihan nuklir dengan Rudal Yars antarbenua, latihan nuklir ini berlokasi di sebuah hutan di Siberia barat. (Tangkapan Layar Tribunnews.com)
Halaman
1234