Pilpres 2024

Elektoral Bukan Prioritas, PDIP Ungkap Pentingnya Lobi Politik 2024 dari Berkuda hingga Jalan Sehat

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto kiri: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menaiki kuda kesayangannya di sela-sela pertemuan di Kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9/2022). Foto kanan: Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat melakukan jalan santai di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (8/10/2022) pagi.

TRIBUNWOW.COM - PDIP disebut-sebut akan mengumumkan calon presiden (capres) jagoan mereka untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024 nanti pada Juni 2023 mendatang.

Saat ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani adalah dua kader yang digadang-gadang akan diusung oleh PDIP sebagai Capres 2024.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews, namun gerak-gerik petinggi PDIP terlihat condong mendukung Puan ketimbang Ganjar.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Unggul Dipasangkan dengan Airlangga Hartanto dalam Survei, Salip Prabowo-Puan

Ganjar sendiri memiliki elektabilitas yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Puan.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, kriteria Capres 2024 PDIP adalah dia yang memiliki kemampuan teokratis, yang memiliki rekam jejak sejarah yang panjang, dan yang kuat.

Hasto juga menjelaskan bahwa capres dari PDIP harus mendapatkan dukungan dari koalisi partai politik.

Terkait hal ini, Hasto mengungkit pentingnya lobi-lobi politik.

Tanpa menyebut nama Puan, Hasto mengungkit sejumlah kegiatan lobi politik yang beberapa hari belakangan ini dilakukan oleh Puan, mulai dari berkuda bersama Ketum Gerindra Prabowo Subianto, kemudian jalan sehat bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

“Makanya lobi politik penting. Negosiasi itu perlu, jalan-jalan sehat itu perlu, naik kuda bersama itu perlu. Sekarang naik perahu juga perlu karena Jakarta banjir,” kata Hasto, Selasa (11/10/2022).

Hasto kemudian menegaskan bahwa tokoh capres PDIP di 2024 sepenuhnya menjadi kewenangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Untuk siapa yang akan disiapkan, itu keputusannya Ibu Mega. Yang jelas, pengalaman 2014, kita mampu melahirkan banyak pemimpin,” kata Hasto.

Baca juga: Survei LSI Tunjukkan Prabowo-Puan Ungguli Anies-AHY tapi Kalah Lawan Duet Ganjar dan Tokoh Ini

Foto kanan: Dengan raut wajah datar, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpose di bawah baliho foto Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Foto ini diunggah oleh Ganjar dalam akun Instagra resminya @ganjar_pranowo, Minggu (2/10/2022). Foto kiri: Ganjar saat menghadiri acara kunjungan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa ke Jawa Tengah, di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (4/10/2022). (Kolase Instagram/@ganjar_pranowo dan YouTube Tribunnews)

Selanjutnya Hasto menyindir terkait Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mendeklarasikan Ganjar untuk maju sebagai capres di 2024.

Hasto menegaskan bahwa Ganjar masih berstatus sebagai kader PDIP.

"Karena Pak Ganjar adalah kader partai sehingga keputusan terkait capres dan cawapres diserahkan sepenuhnya kepada Ibu Ketua Umum," ucap Hasto.

"Mencalonkan capres dan cawapres bukan untuk melakukan dansa elektoral, bukan juga untuk memperebutkan efek ekor jas. Namun juga dilakukan dengan penuh kesadaran terhadap masa depan," katanya.

Halaman
1234