TRIBUNWOW.COM - Beberapa bulan berlalu, Rosti Simanjuntak masih tak percaya, anak kesayangannya, Brigadir J sudah tidak ada di dunia karena dibunuh secara sadis oleh atasannya, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Sembari meneteskan air mata, Rosti Simanjuntak mengungkap kenangannya akan sosok Brigadir J.
Menurut cerita Rosti Simanjuntak, Brigadir J adalah sosok yang sangat penurut, bahkan selalu menerima penderitaan yang datang, seberat apa pun itu.
Baca juga: Pilu Kenang Detik-detik Perdana Dengar Kabar Kematian Brigadir J, sang Ayah: Kayak Bermimpi
"Semenjak kecil, memang anak ini dititipkan Tuhan, merupakan harta yang berharga di keluarga kami, terlebih saya ibunya yang sudah melahirkan, membesarkan, mandiri mengajarinya," ujar Rosti Simanjuntak dikutip dari Youtube Bonapasongit Studio, Sabtu (24/9/2022).
Rosti Simanjuntak menyebut, Brigadir J tidak pernah mengeluh atau membantah ucapan sang ibu.
Hati guru SD itu pun hancur tatkala mendengar kabar Brigadir J meninggal dunia dibunuh Ferdy Sambo, Jumat (8/8/2022) lalu.
Bahkan sampai saat ini, sulit bagi Rosti untuk menerima kenyataan Brigadir J telah tiada.
"Kalaupun diceritakan, sangat berat, mungkin kalau saya ceritakan, antara percaya enggak percaya," ucapnya.
"Apa pun penderitaannya, dia (Yosua) menerima dan tidak pernah berkata apa pun saking penurutnya, dan patuhnya, itu kelebihan di antara mereka berempat," kata Rosti Simanjuntak.
Mengenang sosok Brigadir J, Rosti menyebut putranya bisa mengerjakan semua pekerjaan.
Tak hanya itu, almarhum Brigadir J juga diakui Rosti Simanjuntak adalah anak yang peka.
"Dia dari kecil diberi Tuhan suatu feeling, instingnya luar biasa, yang bisa mengerti kondisi mamanya, bahkan kakak dan adiknya," akui Rosti Simanjuntak.
Lantaran hal tersebut, Rosti sangatlah dekat dengan Brigadir J.
Semasa hidupnya, Brigadir J selalu menelepon Rosti Simanjuntak setiap hari.
Dalam obrolannya, Rosti selalu memberikan nasihat agar Brigadir J jadi sosok baik hati dan bisa memegang kepercayaan.