Sebagai Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo seharusnya bisa menjadi orang terdepan yang menjaga marwah Polri.
Alih-alih, ia justru menjerumuskan anak buahnya dan merusak nama institusi Polri.
"Terbukti begitu banyak yang terseret atau ter-suspect karena perbuatan dia. Jadi dia itu pengecut," tegas Kamaruddin.
Baca juga: Update Kasus Brigadir J, 97 Polisi Selesai Diperiksa, 28 Langgar Kode Etik, dan 7 Terancam PTDH
Keanehan Melejitnya Karier Ferdy Sambo
Karier eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tergolong naik sangat cepat.
Di usianya yang masih muda, Ferdy Sambo menyalip senior-seniornya dan langsung naik pangkat jadi bintang dua dan memegang jabatan yang krusial di tubuh Polri.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, naiknya karier Ferdy Sambo yang begitu cepat disebut aneh oleh pensiunan jenderal bintang 2 Polri.
Baca juga: Alasan Ferdy Sambo Tidak Dihadirkan di Sidang KKEP Banding, Polri Beberkan Mekanisme Sidang Banding
Irjen Purnawirawan Ricky Sitohang mengatakan, seharusnya banyak anggota kepolisian yang pantas menjabat sebagai Kadiv Propam selain Ferdy Sambo.
"Inilah yang jadi pelajaran buat SDM polri, ada polisi berkualitas, hebat tapi tidak mendapatkan kesempatan," ujar Ricky Sitohang, dilansir Youtube Uya Kuya TV, Minggu (18/9/2022).
Ricky menilai aneh Sambo yang tidak pernah menjabat sebagai Kapolda, langsung lompat jabatan menjadi Kadiv Propam.
"Sementara senior dirinya jauh di bawah dia, alumni TNI Polri urut kacang lah, kan banyak tiap angkatan punya pengetahuan mumpuni," terangnya.
"Main loncat loncat aja akibatnya terjadi kecemburuan sosial."
"Kalau dia bisa cari muka ke level itu saya akui, karena dimanjakan dari jabatan enak, sampai enak sekali," jelasnya.
Ricky yang pernah menjabat sebagai Kapolda NTT ini menyindir Sambo hanya pintar menjilat muka.
"Padahal di Mabes Polri ada yang brilian tetapi tidak dapat kesempatan," ungkap Ricky.(TribunWow.com/Via/Anung)