Polisi Tembak Polisi

Bripka RR Ubah Keterangan soal Kasus Brigadir J, Ngaku Berani Dihadapkan dengan Sambo saat Sidang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bripka RR saat proses rekonstruksi kasus Brigadir J. Terbaru, Bripka RR akhirnya balik arah dan memberikan keterangan berbeda terkait pembunuhan Brigadir J, Kamis (8/9/2022).

Lantaran, Bripka RR tidak punya niat jahat atau mens rea.

“Kalau menurut saya, sebenarnya klien saya pantasnya sebagai seorang saksi,” ucapnya.

“Dia kan belum sampai sejauh itu, ini dadakan. Dipanggil lagi Richard, mana ada waktu sementara dia juga goncang juga."

"Dan juga berpikir, 'tidak mungkinlah pasti diklarifikasi dulu (ke Joshua)’,” tuturnya.

4. Belum ajukan sebagai justice collaborator

Kendati sudah mencabut keterangannya terkait kasus Brigadir J dan memberi pengakuan, Bripka RR belum mengajukan diri sebagai justice collaborator.

Erman Umar mengungkapkan, Bripka RR baru akan mengajukan sebagai justice collaborator jika mendapat ancaman.

"Menurut RR melihat perkembangan jika terhadapnya ada intervensi atau ancaman dalam proses pemeriksaan perkara selanjutnya," katanya saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (9/9/2022).

5. Siap bertemu Ferdy Sambo di sidang offline

Mengaku tak bersalah, Bripka RR siap menghadapi sidang offline bertemu dengan Irjen Ferdy Sambo.

Erman Umar menyatakan bahwa kliennya merupakan korban dari keadaan.

Sebaliknya, Bripka RR tak pernah ikut dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.

"Penyesalan apa? Dia di kejadian ini pasti apa-apa, tapi kan dikejadian ini bukan dia perbuat."

"Dia korban keadaan. Ya kan? Kan nggak mungkin dia membayangkan ini."

"Nggak mungkin dia kecuali ada perencanaan dia akan ditembak di sana. Ini kan nggak," kata Erman kepada wartawan, Jumat, dilansir Tribunnews.com.

Halaman
1234