"Kalau bisa langsung ke Jakarta, biar bisa kami melihat wajahnya Ibu Putri Sambo dan juga Bapak Ferdy Sambo," tandas Roslin.
Sebagai informasi, kasus ini mencuat sejak keluarga mendapati sejumlah kejanggalan dalam kematian Brigadir J.
Antara lain perintah keras untuk tak diizinkan membuka peti hingga pemakaman yang tak dilakukan secara kedinasan.
Keluarga juga tak percaya soal narasi pelecehan seksual yang dituduhkan Ferdy Sambo pada putranya.
Apalagi tak ada bukti-bukti yang mendukung skenario tembak-menembak tersebut.
Tak lama, kasus ini pun menjadi viral hingga terungkap seluruh rekayasa yang telah disusun sang mantan Jenderal.(TribunWow.com/Via/Anung)
Sebagian artikel ini diolah dari TribunJambi.com dengan judul "Putri Candrawathi Bersikukuh Ada Pelecehan, Keluarga Brigadir Yosua: Ini Rekayasa Kelompok Sambo", dan Kompas.com dengan judul "Diperiksa 12 Jam, Putri Candrawathi Kekeh Akui Jadi Korban Pelecehan Seksual"