Menangis saat Bharada E Dibahas
Air mata mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menetes ketika ia mengobrol dengan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.
Irjen Sambo menangis ketika Taufan membicarakan soal nasib Richard Eliezer alias Bharada E yang diperintahkan oleh Irjen Sambo untuk membunuh Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, momen ini terjadi ketika Irjen Sambo diperiksa oleh Komnas HAM.
Baca juga: PPATK Bekukan Rekening Brigadir J, Ini Kata Polisi soal Dugaan Ferdy Sambo Kuras ATM Rp 200 Juta
Pada saat berbincang dengan Irjen Sambo, Taufan menceritakan bagaimana Bharada E kini turut menjadi tersangka karena berperan menembak Brigadir J.
Di usianya yang masih muda yakni 24 tahun, karier Bharada E di kepolisian telah berakhir.
Mendengar nasib Bharada E yang begitu malang, Irjen Sambo kemudian menangis dan mengaku menyesal.
"Itu diakui oleh Saudara FS (Ferdy Sambo). Dia bilang, 'Saya menyesal, saya minta maaf'. Saya bilang, 'Kamu harus bertanggung jawab terhadap Richard (Bharada E) ini," kata Taufan, Selasa (16/8/2022), dikutip Tribunnews dari Kompas TV.
Irjen Sambo mengakui dirinya bertanggung jawab atas apa yang terjadi terhadap Bharada E.
"Itu diakuinya, dan dia menangis," kata Taufan. (TribunWow.com/Anung)