TRIBUNWOW.COM - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengaku dirinya membunuh Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J karena emosi istrinya yakni Putri Candrawathi alias PC telah dilecehkan oleh korban saat di Magelang, Jawa Tengah.
Namun tuduhan ini dibantah oleh kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, Kamaruddin menjelaskan, Putri justru sempat bercanda membahas Brigadir J ketika berada di Magelang.
Baca juga: Sosok Kuat Maruf, Sopir Istri Ferdy Sambo Diungkap Tetangga, Tahu Rencana Pembunuhan Brigadir J?
Kala itu Putri bercanda dengan Bripda LL selaku adik dari Brigadir J.
"Happy si ibu, dia masih berwhatsapp ria dengan adik daripada almarhum dengan cara memotret almarhum lagi menyetrika baju," ujar Kamaruddin, Rabu (17/8/2022).
"Menyetrika baju anak Ferdy Sambo maupun ibu Putri."
Putri juga sempat melontarkan candaan soal gaji Brigadir J.
"Lihat ini abang kau ni, rajin kali, kau datang lah kesini bantuin abangmu. Dia multitalenta, sampai bingung mau kasih gaji berapa, karena banyak yang dikerjakan," ucap Kamaruddin menirukan percakapan Putri.
Sebelumnya diberitakan, Kamaruddin masih meyakini bahwa kliennya dengan Putri Candrawathi alias PC memiliki hubungan yang baik.
Dikutip TribunWow dari YouTube tvOnenews, pernyataan ini disampaikan oleh Kamaruddin dalam acara Kabar Petang tvOne, Senin (15/8/2022).
Dalam acara tersebut, Kamaruddin awalnya menjelaskan bahwa hubungan antara Putri bersama Brigadir J dan adik Yosua baik-baik saja.
Kamaruddin kemudian mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto percakapan WhatsApp yang ia sebut bukti hubungan baik antara Brigadir J dengan Putri.
"Kalau sekiranya Yosua jahat, pastilah adiknya dimaki-maki," kata Kamaruddin.
"Ini buktinya bisa diperiksa," ujarnya sambil menunjukkan ponsel miliknya ke kamera.
"Jadi yang jahat itu yang Bapak, bukan yang Ibu," tegas Kamaruddin.