Polisi Tembak Polisi

Sebut Ferdy Sambo Tega 'Jual' Istri demi Tutupi Kesalahan, Saor Siagian: Ini Menjijikkan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pegiat Anti-korupsi, Saor Siagian dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (7/4/2020). Terbaru, Saor Siagian menjabarkan sandiwara yang disusun Irjen Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (15/8/2022).

TRIBUNWOW.COM - Pionir Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian buka suara soal motif Irjen Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, ia mengecam skenario palsu yang dilakukan otak tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tersebut.

Saor mengatakan bahwa demi menutupi kesalahannya, Ferdy Sambo rela menjual nama baik istrinya, Putri Candrawathi dengan laporan pelecehan yang terjadi di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta.

Baca juga: Minta Putri Candrawathi Tak Banyak Beralasan, Ayah Brigadir J: Yang Paling Trauma adalah Istri Saya

Hal ini disampaikan Saor dalam tayangan wawancara di kanal YouTube tvOneNews, Senin (15/8/2022).

Pengacara yang telah melaporkan Ferdy Sambo terkait adanya indikasi penyuapan tersebut mengungkit kembali perkataan sang Jenderal saat diperiksa Bareskrim Mabes Polri.

Dalam pernyataan itu, Ferdy Sambo meminta maaf pada institusi, mengucap bela sungkawa pada keluarga Brigadir J.

Namun ia juga bersikukuh perbuatannya didasari kewajiban untuk menjaga harkat dan martabat keluarga.

Namun setelah didalami penyidik, rupanya motif pelecehan seksual itu tidak terjadi dan merupakan upaya untuk menghalangi pemeriksaan.

"Dia jual istrinya, kemudian membuat laporan palsu dengan pelecehan seksual, tapi fakta detik ini bahwa itu sudah digagalkan," ujar Saor.

"Artinya adalah dia mampu menjual keluarganya, hanya (untuk-red) satu desain kebohongan yang sangat serius. Sekarang ternyata sudah dijerat pasa 340 (KUHP)."

Kolase potret Putri Candrawathi (kiri) dan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. (Kolase TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN dan YouTube Kompastv)

Baca juga: Tentukan Nasib Brigadir J dalam 1,5 Jam, Ferdy Sambo Dilapori Istri hingga Rencanakan Pembunuhan

Namun setelah resmi menjadi tersangka dan ditahan, Ferdy Sambo kembali bersikeras bahwa tetap ada pelecehan pada istrinya.

Kali ini, atasan Brigadir J itu mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi sehari sebelumnya di Magelang, Jawa Tengah.

"Sekarang dimunculkan lagi, 'Demi harga diri saya, (pelecehan-red) terjadi di Magelang'," beber Saor.

"Ini menurut saya sesuatu yang menjijikkan, bagaimana anda bisa bicara harga diri, ada seorang yang jiwa raganya mati, namanya Yosua."

"Kemudian ada 36 polisi yang jiwanya mati," tandasnya.

Halaman
12