Polisi Tembak Polisi

Teka-teki Pembicaraan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang Jadi Pemicu Tewasnya Brigadir J

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase potret Putri Candrawathi dan Brigadir J (kiri), dan Irjen Ferdy Sambo. Komnas HAM sebut adanya percakapan antara Putri dan Ferdy Sambo yang kemudian berperan dalam pembunuhan Brigadir J, Sabtu (13/8/2022).

Dilansir TribunWow.com, melalui rekaman CCTV yang diterima, terlihat jam-jam terakhir Brigadir J di hari kematiannya, pada Jumat (8/7/2022).

Lewat tayangan CCTV yang diperoleh dari sejumlah lokasi itu, terdapat urutan waktu yang akan menjadi dasar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Blak-blakkan soal PC Menangis di Magelang, Pengacara Bharada E Dipuji-puji Kuasa Hukum Brigadir J

Adapun dalam data hasil rekaman CCTV yang diperoleh TribunWow.com, tampak saat terakhir Brigadir J terekam kamera hingga kemudian tak terlihat lagi sama sekali.

Ia pada hari itu, masih menjalankan tugas sebagai ajudan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang kini menjadi tersangka.

Pada pukul 15.40 WIB, bersama rombongan PC selaku istri Ferdy Sambo, Brigadir J sampai di rumah pribadi, jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kemudian, pada pukul 15.43 WIB terlihat PC menjalani tes PCR, disusul Brigadir J pada pukul 15.46 WIB.

Pada pukul 15.49 WIB, Brigadir J terlihat terakhir kalinya di parkiran rumah Ferdy Sambo, sebelum kemudian tak pernah terlihat lagi.

Pada pukul 17.07 WIB, PC meninggalkan rumah pribadi ke rumah dinas di kompleks Polri yang hanya berjarak sekitar 500 meter.

Tempat kejadian perkara (TKP) kasus baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E alias RE, sekaligus TKP kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap PC selaku istri Irjen Sambo di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di kompleks Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (YouTube Kompas.com)

Dalam kompleks tersebut, CCTV di rumah AKBP Wadi Sabani dan rumah Kombes Pol Rahmat Hidayat merekam pergerakan PC pukul 17.00 WIB.

Kemudian, 17.11 WIB, Ferdy Sambo ikut meninggalkan rumah pribadinya dan menyusul PC ke rumah singgah atau rumah dinas.

Pada pukul 17.20 WIB, mobil Alphard yang kemungkinan ditumpangi PC terekam di CCTV rumah sekitar.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa PC hanya berada di rumah dinas selama 11 menit 26 detik.

Selain menyajikan data-data berdasarkan menit ke menit, dokumen juga mencantumkan hasil analisis beserta fakta pendukung.

Analisi butir pertama, Ferdy berada di area X selama 1 jam 44 menit 9 detik, berdasarkan rekaman CCTV di titik 4, di rumah Brigjen Pol Musa Ginting, pukul 15.33.13 WIB - 17.17.22 WIB.

Menurut rekaman CCTV di kediaman Ferdy Sambo dan keluarga di Jalan Saguling, Ferdy Sambo berada di rumah selama 1 jam 40 menit 18 detik.

Halaman
123