Konflik Rusia Vs Ukraina

Kewalahan Diserang Ukraina, Rusia Kini Diklaim Mulai Goyah, Invasi Vladimir Putin Gagal?

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah ledakan terjadi di pangkalan militer Saky di Novofedorivka, di pantai barat Krimea pada Selasa (9/8/2022) sore. Terbaru, Rusia diklaim mulai kewalahan hadapi serangan balasan Ukraina, Kamis (11/8/2022)

Krimea Diserang

Beberapa ledakan sempat terjadi di sebuah pangkalan udara Rusia di semenanjung Krimea pada Selasa (9/8/2022).

Dalam insiden yang menewaskan satu orang ini, awalnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku tidak tahu apa penyebab serangan tersebut.

Dikutip TribunWow dari Skynews, namun belakangan ini diketahui ada keterlibatan pasukan spesial militer Ukraina dalam insiden tersebut.

Baca juga: Tak Peduli Risiko Radiasi, Rusia dan Ukraina Saling Tuding Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Info ini disampaikan oleh pejabat senior pemerintah Ukraina.

Pejabat tersebut menjelaskan bahwa pasukan spesial militer Ukraina baru saja menyelesaikan operasi di pangkalan udara milik Rusia di Krimea pada Selasa (9/8/2022) kemarin.

Dilaporkan The Guardian, beberapa video di media sosial menunjukkan ledakan dan asap yang muncul dari pangkalan militer Saky di Novofedorivka, di pantai barat Krimea pada Selasa (9/8/2022) sore.

Hal ini memicu pertanyaan tentang bagaimana lokasi yang lebih dari 100 mil (160 km) dari garis depan bisa diserang.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.20 waktu setempat.

Disebutkan bahwa beberapa amunisi penerbangan diledakkan di area penyimpanan.

Hingga saat ini, pihaknya sedang mencoba mencari tahu penyebab insiden tersebut.

Sejumlah ledakan terjadi di pangkalan militer Saky di Novofedorivka, di pantai barat Krimea pada Selasa (9/8/2022) sore. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial tampak sejumlah turis di pantai ada yang panik dan mengabadikan momen terjadinya ledakan. (BBC.com)

Baca juga: Inggris Dukung Ukraina Rebut Kembali Wilayah Krimea dan Donbas yang Dikuasai Rusia sejak 2014

Dari sejumlah video yang beredar, turis Rusia yang berlibur di pantai terdekat terlihat bergegas pergi dengan ketakutan.

Ini adalah satu dari sedikit kesempatan di Krimea, yang diduduki oleh Rusia sejak 2014, secara langsung ikut terpengaruhi oleh pertempuran saat ini.

Penduduk setempat mengatakan kepada salah satu situs berita Rusia bahwa ledakan berlangsung selama satu jam.

Sergey Aksyonov, kepala Krimea yang ditunjuk Rusia, mengatakan satu orang tewas.

Halaman
123