Polisi Tembak Polisi

20 Menit sebelum Penembakan, Brigadir J Sempat Tanyakan Ini ke Kekasihnya Lewat Ponsel

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vera Simanjuntak (kiri), kekasih Brigadir Yosua Hutabarat (kanan), saat ditemui usai pemeriksaan di Mapolda Jambi, Minggu (24/7/2022).

TRIBUNWOW.COM - Komunikasi terakhir yang dilakukan oleh Brigpol Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diketahui terjadi 20 menit sebelum insiden baku tembak terjadi di rumah singgah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Kala itu orang yang terakhir berkomunikasi dengan Brigadir J adalah kekasihnya yang rencananya akan ia nikahi yakni Vera Simanjuntak.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJambi.com, percakapan antara Brigadir J dan Vera terjadi pada Jumat (8/7/2022) sekira pukul 16.43 WIB atau 20 menit sebelum penembakan yang terjadi pada 17.00 WIB.

Baca juga: Dokter Forensik yang Pertama kali Autopsi Brigadir J Jadi Sorotan, Diduga Tidak Profesional

Fakta ini diungkapkan oleh kuasa hukum Vera, Ferdi.

"Terakhir komunikasi itu hari Jumat pukul 16:43 WIB, dan tidak ada tanda-tanda hanya sebatas tanya-tanya kabar," ungkap Ferdi, Minggu (24/7/2022).

Ferdi menyampaikan, terkait tewasnya Brigadir J, pihaknya masih menunggu informasi lebih detail dari hasil autopsi.

"Jadi semua data yang kita terima ini sifatnya belum pasti, sehingga kita lakukan autopsi untuk mengetahui kapan dan sudah berapa lana dia meninggal dunia," kata Ferdi.

"Jadi saya minta teman-teman menyerap apa yang terjadi atau fakta hari ini, bulan ceritanya dari sana ke sana, tidak," tambahnya.

Mengutip Kompas.com, Brigadir J sempat mencurahkan isi hatinya kepada Vera.

Brigadir J disebut bercerita bahwa ia sedang memiliki masalah hingga merasa terancam.

"Kalau tentang itu memang ada diceritakan. Sekitar seminggu sebelumnya ada pembicaraan yang mengarah ke sana," kata Ramos Hutabarat, pengacara Vera.

Sebelumnya, keraguan sempat dirasakan oleh tim kuasa hukum Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Rasa ragu ini disebabkan oleh pernyataan pihak kepolisian yang menyebut Brigadir J sempat melakukan pelecehan seksual terhadap istri dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Dikutip TribunWow.com dari Apa Kabar Indonesia pagi tvOne, Minggu (24/7/2022), Mansur Febrian, tim kuasa hukum keluarga Brigadir J menyoroti pernyataan dari Karopenmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pada saat mengungkapkan kasus penembakan Brigadir J.

Baca juga: Beda Versi soal Tersangka Pembunuh Brigadir J, Kuasa Hukum dan Polri Beri Jawaban Berlawanan

Di tengah kondisi keluarga Brigadir J yang sedang berduka, Karopenmas Mabes Polri memaparkan awal mula terjadinya baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E adalah adanya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Yosua terhdap istri Irjen Sambo.

Halaman
1234