TRIBUNWOW.COM - Seorang remaja sipil dielukan sebagai pahlawan lantaran berjasa membantu angkatan bersenjata Ukraina.
Ia berjasa menemukan dan menghancurkan konvoi besar Rusia yang menyerang Kyiv pada hari-hari awal perang.
Menggunakan pesawat tak berawak miliknya, remaja 15 tahun itu membantu negaranya bertahan dari invasi.
Baca juga: Diserang Granat, Terekam Tentara Rusia Sempat Acungkan Jari Tengah ke Drone Ukraina
Baca juga: Dibantu Drone AS, Ukraina Diduga Kembali Tenggelamkan Kapal Perang Rusia ke Dasar Laut Hitam
Bocah bernama Andrii Pokrasa itu diketahui tinggal di pinggiran ibukota Ukraina.
Ia didekati langsung oleh militer untuk membantu mereka menemukan konvoi Rusia, yang berjalan di sepanjang jalan raya E40 antara Kyiv dan Zhytomyr.
Pihak berwenang mendekati Pokrasa karena mereka tahu dia telah memiliki drone sejak tahun lalu dan mahir mengoperasikannya.
Saat beraksi, Pokrasa ditemani sang ayah, membawa drone tersebut ke lapangan terdekat di bawah kegelapan.
Ia pun berhasil memperoleh foto dan koordinat GPS dari konvoi yang akan datang, yang diteruskan ayahnya ke militer Ukraina melalui media sosial.
Beberapa menit kemudian, artileri Ukraina menghujani jalan raya dekat Berezivka dan melenyapkan konvoi sekitar 23 mil jauhnya dari pusat kota Kyiv.
Operasi itu begitu sukses sehingga militer menyerahkan drone bermutu tinggi untuk Prokasa dengan jangkauan yang lebih jauh.
Sebagai hasilnya, bocah tersebut berhasil menemukan beberapa unit tank Rusia dan kendaraan lapis baja yang langsung dihancurkan pihak militer.
Yurii Kasjanov, komandan unit pertahanan teritorial yang berhubungan dengan Pokrasa, memuji kemampuan sang remaja.
Ia bahkan menyebutnya sebagai seorang pahlawan yang telah membantu menyelamatkan negara.
"Dia (Pokrasa) adalah satu-satunya yang berpengalaman dengan drone di wilayah itu," kata Kasjanov, dikutip TribunWow.com dari Global News, Rabu (8/6/2022).
"Dia pahlawan sejati. Seorang pahlawan Ukraina."