TRIBUNWOW.COM - Sebuah rekaman video menampilkan bagaimana seorang tentara Rusia sempat mengacungkan jari tengah ke arah drone milik Ukraina.
Tentara tersebut terekam mengacungkan jari tengahnya ke atas ke arah drone sebelum akhirnya diserang menggunakan granat oleh drone milik Ukraina.
Dalam video yang beredar, tampak gumpalan api menyala di tempat tentara Rusia tersebut diserang.
Baca juga: Pakar Propaganda Tuding Putin Rekayasa Momen Jenguk Tentara Rusia di RS, Pasien Disebut Hanya Aktor
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, kendaraan militer milik pasukan Rusia itu juga tampak hancur.
Pasukan militer Ukraina mengklaim video itu direkam di bagian timur Ukraina.
Pada video itu terekam ada enam tentara Rusia dan sebuah kendaraan militer tipe BTR-82A APC.
Menurut keterangan pejabat pemerintahan Ukraina, Rusia telah kehilangan 30 ribu prajurit, 1.330 tank, 207 pesawat, dan 174 helikopter di dalam konflik Rusia Vs Ukraina.
Sebelumnya video-video pasukan militer Ukraina menyerang pasukan Rusia juga banyak beredar luas di media sosial (medsos).
Sebelumnya, Ben Grant (30), anak seorang pejabat pemerintahan di Inggris ikut terjun langsung menjadi sukarelawan tentara di Ukraina.
Ben yang merupakan eks marinir tentara Inggris merekam momen pasukan militer Ukraina ditembaki oleh tentara Rusia.
Bahkan Ben sempat merekam seorang rekannya terluka akibat serangan pasukan Rusia tersebut.
Dikutip TribunWow.com dari The Telegraph, Ben diketahui merupakan anak dari Helen Grant, seorang anggota parlemen di Inggris.
Dalam rekaman tersebut, Ben terus-terusan berteriak kepada teman-temannya bahwa mereka harus mundur.
"Move, move back, move now (Bergerak, bergerak mundur, bergerak sekarang, -red)," ucap Ben.
Dalam video yang direkam oleh Ben terdengar suara tembakan senjata api terus menerus.