Anak Ridwan Kamil Hilang

Pesan Terakhir Eril Anak Ridwan Kamil sebelum Hilang, Larang Ibu Berenang hingga Jaga soal Adiknya

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sang putra sulung Emmeril Khan Mumtadz (kiri), putri keduanya Camillia Laetitia Azzahra (tengah kiri) dan sang istri, Atalia Praratya, Rabu (5/6/2019).Terbaru, Eril disebut-sebut sempat melarang ibunya ikut berenang sebelum hilang terseret arus pada Kamis (26/5/2022).

Aare bermuara di Gletser Aare di Pegunungan Alpen Bernese di Kanton Bern, di bawah Finsteraarhorn dan barat Grimsel Pass, di bagian selatan-tengah Swiss.

Sungai tersebut diketahui merupakan sungai terpanjang yang mengalir di Swiss.

Penduduk kota Bern dikatakan memiliki kebanggaan dan ikatan historis dengan sungai tersebut.

Faktanya, berenang di Aare adalah kegiatan resmi yang termasuk dalam daftar tradisi Swiss UNESCO.

Sementara menurut Forbes.com, Kota Bern sendiri juga merupakan kota tua yang dinyatakan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Situs pariwisata lonelyplanet.com juga menyatakan Kota Bern dan Sungai Aare merupakan 11 tempat wisata yang wajib dikunjungi di Swiss.

Potret sungai Aare, yang mengelilingi kota Bern, di Swiss. (Situs Resmi Kota Bern)

Pada musim panas, sungai Aare yang terkenal dengan warna biru cerahnya tersebut ramai dikunjungi turis untuk berenang dan rafting.

Arus sungai Aare dinilai relatif tenang, namun akan mengalir deras pada waktu-waktu dan di lokasi tertentu.

Karenanya, otoritas setempat telah mewanti-wanti para turis untuk berhati-hati.

"Apa yang terlihat tenang di permukaan juga bisa sangat berbahaya, jadi berenang di sungai hanya disarankan untuk perenang yang sangat baik," bunyi peringatan di situs Bern.

Pada tahun 2016, seorang turis berusia 36 tahun dari Australia dikabarkan tenggelam saat berenang di sungai tersebut.

Sementara, menurut Swiss Lifesaving Society (SLRG) pada tahun 2015 sebanyak 22 orang telah tenggelam di sungai tersebut.

Dikutip dari Financial Times, warga sekitar bernama Allenbach dari komunitas Aare Guru pernah hampir tenggelam di sungai Aare saat masih kecil.

"Saya pernah terseret arus saat masih kecil. Ini sangat menakutkan, tetapi anda hanya perlu menunggu sampai anda menyentuh bagian bawah dan Aare menumpahkan anda lagi."

"Sama sekali tidak ada kesempatan untuk melawan arus. Saya telah menghindari bagian sungai itu sejak saat itu," kata Allenbach. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya