"Tapi mungkin ada hal di luar ukuran manusia."
"Berdasar informasi yang kami terima dari pihak keluarga, kebetulan di hari itu debit air relatif lebih tinggi dari hari-hari sekarang."
Lebih lanjut, Elpi menerangkan bahwa Atalia sempat dilarang oleh anaknya tersebut untuk ikut berenang.
Eril hanya mengizinkan sang adik dan seorang rekannya yang sudah lama tinggal di Swiss.
"Dalam konteks safety, (Eril) berenang bersama orang yang sudah lama tinggal di Swiss, dan memperhatikan situasi di antaranya adalah di daerah yang digunakan untuk renang itu ada wisatawan lain, ada lansia dan anak anak," tutur Elpi.
"Mungkin karena keponakan kami ini pemuda yang bertanggung jawab, menjaga kelompok, termasuk memastikan ibunya tidak ikut turun."
"Di lokasi memang bersama keluarga, dan beliau memastikan hanya yang punya skill yang cukup."
Baca juga: Anak Ridwan Kamil Terseret Arus, Tim SAR Swiss Sebut Korban Sungai Aare 99 Persen Ditemukan 3 Minggu
Baca juga: Sungai Keruh karena Salju, Polisi Swiss Ungkap Kendala Pencarian Anak Ridwan Kamil
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 35.35:
Penampakan Sungai Aare
Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aare, di kota Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022) siang.
Pemuda bernama Emmeril Khan Mumtadz alias Eril (23) itu terseret arus dan belum bisa ditemukan selama 12 jam lebih.
Menurut kabar yang dihimpun TribunWow.com, sungai tersebut ternyata sudah memakan sejumlah korban.
Namun, Sungai Aare tetap dinyatakan sebagai lokasi wisata air populer yang menyediakan berbagai wahana.
Dikutip dari situs informasi wisata TripAdvisor, Jumat (27/5/2022), sungai Aare mendapat rating hampir sempurna dengan 4,5 poin yang diberikan oleh 288 reviewer.
Sementara itu, melalui situs pariwisata resmi kota Bern di laman bern.com, sungai Aare yang mengelilingi kota tersebut memiliki panjang 288 km.