Konflik Rusia Vs Ukraina

200 Mayat Ditemukan di Bunker Gedung di Mariupol, Berikut Kondisi Terkini Perang Rusia dan Ukraina

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kota Mariupol di Ukraina dikepung dan terus dihujani serangan oleh pasukan militer Rusia. Terbaru, 200 mayat ditemukan di ruang bawah tanah gedung apartemen di Mariupol, Senin (24/5/2022).

Sebuah sindiran disampaikan oleh Wali Kota Mariupol Vadym Boychenko terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

Vadym menyebut, Putin jauh lebih sadis ketimbang Adolf Hitler gara-gara banyaknya jumlah korban tewas di Mariupol.

Selain lebih sadis, Vadym juga menyebut Putin lebih jahat dibanding Hitler.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, Vadym membandingkan jumlah korban jiwa pada era perang dunia kedua dan era konflik antara Rusia dan Ukraina di tahun 2022 ini.

Diketahui pada era perang dunia dua total ada 10 ribu orang di Mariupol dibunuh dalam waktu dua tahun okupasi.

Sedangkan dalam waktu dua bulan invasi, menurut klaim Vadym tentara Rusia telah membunuh lebih dari 20 ribu orang.

"Putin adalah kejahatan yang lebih besar dan kita harus menghentikannya," kata Vadym.

Vadym menyampaikan, ribuan warga sipil lainnya kini terancam tewas seiring berjalannya waktu karena pembusukkan jasad korban perang akan meracuni suplai air bersih.

"Orang-orang ketakutan. Tidak ada listrik atau bensin, tidak ada makanan, tetapi masalah paling mendesak saat ini adalah air minum," kata Vadym.

"Suhu semakin hangat dan menurut estimasi dokter, kita dapat menduga datangnya penyakit menular yang akan mengancam ribuan nyawa warga sipil."

"Jasad dikubur di seluruh penjuru kota," kata Vadym.(TribunWow.com/Via/Anung)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina