Konflik Rusia Vs Ukraina

Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-76, Serangan Putin Berlanjut setelah Parade Hari Kemenangan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Rusia Vladimir Putin menyaksikan parade militer Hari Kemenangan di Lapangan Merah di pusat kota Moskow pada Senin, (9/5/2022).

TRIBUNWOW.COM - Peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina telah memasuki hari ke-76 pada Selasa (10/5/2022).

Sehari setelah Rusia merayakan Hari Kemenangan 9 Mei, serangan ke Ukraina dikabarkan kembali terjadi.

Sementara itu, terjadi insiden di mana duta besar Rusia untuk Polandia dilempari cat merah sebagai bentuk protes atas invasi ke Ukraina.

Duta besar Rusia untuk Polandia, Sergey Andreyev diserang oleh demonstran di tengah acara perayaan hari kemenangan Rusia yang jatuh pada Senin (9/5/2022). (YouTube Daily Mail)

Baca juga: Kunjungi Monumen Perang Dunia 2, Dubes Rusia di Polandia Disiram Sirup Warna Merah

Baca juga: Relawan Palang Merah Disiksa dan Dideportasi ke Rusia: Mereka Memperlakukan Kami seperti Binatang

Dilansir TribunWow.com dari The Guardian, Selasa (10/5/2022), berikut rangkuman kejadian dalam invasi Rusia ke Ukraina di hari ke-76.

Kondisi Perang

Menteri Pertahanan Ukraina menyebut pasukan Rusia, yang didukung oleh tank dan artileri, sedang melakukan operasi penyerbuan di pabrik baja Azovstal di Mariupol.

Pabrik baja Azovtal merupakan tempat para pembela terakhir kota di selatan itu tetap bersembunyi.

Petro Andriushchenko, penasihat walikota Mariupol, mengatakan pasukan Rusia mulai menyerbu pabrik Azovstal setelah konvoi PBB meninggalkan wilayah Donetsk.

Sementara itu, Dewan Kota Odesa mengatakan rudal Rusia menghantam lokasi wisata dan menghancurkan lima bangunan serta melukai dua orang.

Media Ukraina juga melaporkan sebuah pusat perbelanjaan terbakar.

Serangan itu terjadi saat Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, melakukan kunjungan mendadak ke kota pelabuhan Odesa di Ukraina pada hari Senin (9/10/2022).

Michel terpaksa menghentikan pertemuan dengan perdana menteri Ukraina, Denys Shmyhal, dan berlindung ketika rudal menghantam kota Ukraina selatan, menurut seorang pejabat Uni Eropa.

Michel menyesalkan bahwa 'silo penuh' makanan untuk ekspor dari Odesa diblokir di pelabuhan Laut Hitam.

Meski serangan meningkat, namun semangat juang pasukan Rusia dikabarkan semakin menurun dari hari ke hari.

Menurut seorang pejabat senior pertahanan AS, pihaknya telah melihat 'laporan anekdotal' bahwa beberapa pasukan Rusia di Ukraina tidak mematuhi perintah.

Halaman
123