TRIBUNWOW.COM - Meja besar Presiden Rusia Vladimir Putin saat menjamu Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres jadi sorotan.
Meja raksasa itu biasanya digunakan Putin untuk bertemu dengan para pemimpin dunia.
Di samping spekulasi alasan di balik penggunaannya, meja itu sendiri ternyata memiliki nilai yang tak kalah mencengangkan.
Baca juga: Sindir Putin, Zelensky Tantang Bertemu Selesaikan Konflik Rusia dan Ukraina: Aku Tidak Menggigit
Baca juga: Tegaskan Permusuhan, Rusia Putus Pasokan Gas ke Polandia dan Bulgaria akibat Berpihak pada Ukraina
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Rabu (26/4/2022), banyak yang berspekulasi bahwa meja itu dimaksudkan untuk menjaga jarak sosial di era pandemi Covid.
Penggunaan meja ini dikabarkan diawali dari pertemuan Putin dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron.
Sebelumnya, Macron telah diminta untuk melakukan tes Covid sebelum bertemu, tetapi ia menolak karena khawatir mereka akan mendapatkan DNA-nya.
Meja itu pun dibuat sebagai jalan tengah untuk menghindari perdebatan, pun tetap menjamin kesehatan Putin.
Perancang interior Renato Pologna yang membuat meja tersebut mengatakan bahwa dengan uang saat ini harganya akan mencapai £ 85.000 (sekitar Rp 1,5 miliar).
Kepala perusahaan furnitus bernama 'Oak' di Cant, Italia itu menepis anggapan bahwa meja itu dibuat dengan mempertimbangkan jarak sosial Covid-19.
Kepada surat kabar Italia Corriere, ia mengklaim bahwa meja itu dibuat 25 tahun yang lalu.
"Mungkin berguna untuk tujuan itu (social distancing) tetapi yang pasti panjangnya tidak ada hubungannya dengan pandemi. Saya membuatnya 25 tahun yang lalu," terang Pologna.
Pologna mengaku dia senang melihat karyanya mendapatkan begitu banyak perhatian.
"Saya mengenali (meja) segera setelah saya melihatnya," kata Pologna.
"Saya bangga, saya selalu bersemangat ketika melihat pekerjaan saya menjadi latar belakang sesuatu yang penting. Saya harap ini membawa keberuntungan melawan perang."
Meja tersebut telah menjadi lelucon di dunia maya dengan tujuan untuk menyindir Putin.