Mengaku menyesal telah membunuh korban, pelaku menegaskan sasaran sebenarnya adalah ayah korban.
"Gak ada rencana membunuh anak korban. Salah sasaran, rencana bapaknya tapi bapaknya naik motor terus," ucap pelaku.
Pelaku juga mengaku tak memiliki rencana untuk membunuh dan merudapaksa korban.
"Tidak tahu mas, langsung gelap mata saja, kaya ada yang merasukin saja," pungkasnya.
Pelaku Pura-pura Ingin BAB di TKP
Kasus ini terbongkar gara-gara warga mencurigai gelagat aneh pelaku.
Dikutip dari TribunKaltim.co, pelaku diketahui berstatus sebagai tetangga korban.
Saat korban menghilang, warga mulai ramai mencari korban.
“Dari keterangan orangtuanya. Terakhir korban keluar rumah pada hari Minggu pukul 9 pagi,” terang Kapolsek Samboja, AKP Adyama Baruna Pratama, Senin (21/2/2022) malam.
Orangtua korban melaporkan korban yang hilang ke Mapolsek Samboja pada Minggu (20/2/2022).
Setelah mendapat laporan tersebut, AKP Adyama bersama Kanit Reskrim dan anggota lainnya langsung mencari korban dimulai dari sekitar rumah korban.
Saat itu warga dan keluarga korban belum tahu bahwa korban ternyata dikubur di sebuah kubangan lumpur di kebun pisang yang berjarak 100 meter dari rumah korban.
Pelaku diketahui membuang korban di tempat tersebut seusai membunuh dan merudapaksa korban.
"Ternyata di dalam airnya itu juga terdapat tumpukan semen dan batu. Itu ditumpuk oleh pelaku agar korban tidak timbul ke permukaan,” ungkap AKP Adyama.
Baca juga: Ditemukan Berpelukan, Santri Korban Kebakaran Ponpes di Karawang Tewas saat Mau Keluar
Terbongkarnya tempat tersebut berawal ketika pelaku menunjukkan sikap aneh.